Warren Buffett Lepas BYD, Investasi Jepang Jadi Pelabuhan Baru?

persen

Hong Kong – Saham BYD di Hong Kong anjlok lebih dari 6 persen pekan ini setelah Berkshire Hathaway, perusahaan investasi milik Warren Buffett, resmi menuntaskan penjualan seluruh kepemilikan sahamnya di produsen mobil listrik asal China itu. BYD membenarkan kabar tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Warren Buffett serta Charlie Munger atas dukungan mereka selama 17 tahun.

Penjualan saham yang dilakukan oleh Berkshire Hathaway ini telah dimulai sejak Agustus 2022. Pada Juni lalu, kepemilikan saham Berkshire di BYD sudah turun di bawah 5 persen, menandakan divestasi yang progresif.

Li Yunfei, eksekutif hubungan masyarakat BYD, dalam unggahannya di media sosial Weibo, menjelaskan bahwa investasi saham melibatkan jual beli, yang merupakan hal wajar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengakuan, investasi, dan dukungan dari Charlie Munger serta Warren Buffett. Nada serupa diungkapkan Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, yang menegaskan bahwa Buffett dan Munger menyukai manajemen BYD. Namun, sebagai investor, membeli dan menjual adalah bagian dari bisnis mereka.

Sudah Untung 20 Kali Lipat
Penasihat khusus BYD, Alfredo Altavilla, mengungkapkan bahwa Buffett berhasil meraih keuntungan 20 kali lipat dari modal awalnya. Ia menambahkan bahwa BYD merasa senang pernah memiliki Buffett sebagai investor, namun penjualan kepemilikan merupakan hal biasa bagi Berkshire Hathaway.

Saham BYD Tertekan
Terlepas dari apresiasi yang diberikan oleh manajemen BYD, reaksi pasar terhadap divestasi ini cukup signifikan. Secara tahun berjalan, saham BYD telah turun lebih dari 28 persen, termasuk penurunan tajam yang terjadi pada bulan Juni. Tekanan pada saham BYD juga disebabkan oleh tanda-tanda perlambatan pertumbuhan. Perusahaan memangkas target penjualan 2025 sebesar 16 persen, menurunkan harga mobil hingga akhir tahun, dan memperlambat produksi. Bulan lalu, BYD juga melaporkan penurunan laba kuartalan pertama dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Berkshire Hathaway Perbesar Investasi di Jepang
Bersamaan dengan penutupan investasinya di China, Berkshire Hathaway justru memperbesar kepemilikan sahamnya di Jepang. Mitsui mengumumkan bahwa Berkshire Hathaway kini menguasai 10 persen atau lebih hak suara setelah kembali menambah sahamnya. Pada Maret lalu, Berkshire tercatat memiliki 285.401.400 saham Mitsui atau setara 9,8 persen, dengan nilai sekitar 7,3 miliar dollar AS berdasarkan harga penutupan saat ini. Mitsubishi juga melaporkan peningkatan kepemilikan Berkshire menjadi 10,2 persen dari sebelumnya 9,7 persen. Tiga perusahaan Jepang lain yang masuk dalam portofolio Berkshire—Itochu, Marubeni, dan Sumitomo—diperkirakan juga mengalami kenaikan kepemilikan, meski belum diumumkan secara resmi.

Rekomendasi