Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pendistribusian satu juta panel interaktif (smart board) pada tahun 2026.
Target ini disampaikan saat Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).
Prabowo mengapresiasi Kemendikbud yang berhasil mempercepat pemasangan smart board di sekolah-sekolah.
Pemerintah berhasil memasang 173.000 unit hanya dalam enam bulan, sejak program dicanangkan pada Mei lalu. Padahal, target awalnya diperkirakan memerlukan lebih dari satu tahun.
“Alhamdulillah akhir Desember Menteri Dikdasmen, Insyaallah 288.000 sekian ratus akan terwujud. Tahun depan, kita punya sasaran yg lebih besar lagi. Tahun depan sasaran kita adalah menambah 3 panel 3 kelas lagi untuk semua sekolah di seluruh Indonesia. Berarti tahun depan Insyaallah kita akan pasang 1 juta panel,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk mengakui kekurangan sistem pendidikan saat ini dan berani melakukan lompatan besar melalui teknologi modern.
“Pendidikan dan teknologi science, ilmu pengetahuan, adalah kunci keberhasilan, kunci kemakmuran. Tidak ada kemakmuran kalau tidak menguasai science dan teknologi,” tegasnya.
Prabowo menegaskan tekadnya untuk memastikan generasi muda Indonesia mendapatkan kesempatan terbaik untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi.
“Saya dari waktu usia muda, saya telah bersumpah jiwa raga saya untuk bangsa Indonesia. Dan saya tidak rela di abad 21 ini, masih ada rakyat hidupnya sangat sulit. Anak-anak sekolah tidak makan. Karena itu, sekarang saya mengajak semua unsur, ayo mari kita bersatu semua unsur untuk membawa negara kita menuju negara yang sejahtera,” pungkas Prabowo.






















