Jelang Nataru, Saham Jasa Marga Berpotensi Melaju Kencang?

persen

Jakarta – Saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dinilai menarik untuk investasi jangka menengah, di tengah kebijakan diskon tarif tol yang diperkirakan minim pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Kebijakan diskon tarif tol sebesar 20% di 26 ruas tol utama Trans Jawa dan Trans Sumatra selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi sorotan.

Kepala Riset Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, melihat prospek JSMR positif menjelang kuartal IV/2025, didukung momentum libur akhir tahun dan stimulus perjalanan dari pemerintah.

Namun, Liza menilai dampak diskon tarif tol tidak akan signifikan karena terbatasnya kemampuan belanja masyarakat. Kenaikan trafik tol diperkirakan hanya bersifat musiman.

“Secara keseluruhan, JSMR berpeluang mencatat pemulihan moderat di akhir 2025, terutama didorong oleh lonjakan trafik musiman, efisiensi biaya, serta potensi monetisasi aset tol baru,” ujar Liza.

Lebih lanjut, Liza menambahkan valuasi saham JSMR saat ini relatif murah, sehingga menarik untuk diakumulasi dalam jangka menengah.

Analis Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan, juga berpendapat serupa. Menurutnya, prospek JSMR relatif positif seiring musim libur akhir tahun yang berpotensi meningkatkan volume lalu lintas.

Ekky menambahkan, saham JSMR menarik karena valuasi yang terkoreksi dalam, sementara fundamental bisnis tol tetap defensif. Potensi penyesuaian tarif di beberapa ruas baru juga dapat memperbaiki margin.

Sebelumnya, JP Morgan menaikkan rekomendasi saham JSMR dari netral menjadi overweight.

JP Morgan menilai valuasi JSMR sangat rendah, mencerminkan respons berlebihan pasar terhadap potensi penugasan terkait transfer aset jalan tol dari Waskita Karya di bawah Danantara.

Selain itu, JP Morgan melihat perubahan tata kelola BUMN di bawah Danantara dan tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia sebagai katalis positif bagi JSMR.

Pada perdagangan Kamis (4/12), saham JSMR ditutup melemah 1,45% ke level Rp3.410 per saham. Secara year to date (YtD), saham JSMR terkoreksi 21,25%.

Rekomendasi