Prabowo Gelar Lebaran Rakyat, Gerakkan Ekonomi Mikro di Monas

persen

lebaran-bersama-rakyat,-presiden-prabowo-libatkan-seribuan-umkm-dan-bagikan-kupon-belanja-rp-50-miliar
Lebaran Bersama Rakyat, Presiden Prabowo Libatkan Seribuan UMKM dan Bagikan Kupon Belanja Rp 50 Miliar

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar acara ‘Lebaran Bersama Rakyat’ di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (29/3). Acara ini melibatkan seribuan usaha mikro, pedagang kaki lima, dan pelaku UMKM.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan suasana Lebaran yang masih terasa bagi masyarakat setelah hari raya Idul Fitri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, acara ini merupakan inisiatif Presiden untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

Pemerintah menyiapkan 100 ribu kupon senilai Rp500 ribu per orang. Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan sembako senilai Rp300 ribu dan produk UMKM senilai Rp200 ribu.

“Bapak Presiden ingin berbagi kebahagiaan lah. Ada warga-warga dari daerah membelikan anaknya baju, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, alat ibadah, dan sebagainya,” ujar Teddy.

Acara ini juga menghadirkan hiburan rakyat terpadu, dengan melibatkan sekitar 1.000 pedagang kaki lima serta pelaku UMKM dari berbagai pusat ekonomi rakyat seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, hingga sentra produksi di daerah seperti Bandung.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, kegiatan ini dirancang sebagai momentum untuk menggerakkan ekonomi rakyat di masa setelah Lebaran.

“Momentum ini kan juga momentum menggerakkan ekonomi. Karena kita melibatkan kurang lebih ada seribuan usaha mikro, pedagang makanan dan minuman yang di mana di situ kan bergerak tuh,” ujar Maman.

Pemerintah juga menyediakan sekitar 300.000 porsi makanan dan minuman gratis untuk pengunjung.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Lebih dari 100 ribu warga hadir sejak sore hari dan diperkirakan mencapai sekitar 200 ribu pengunjung hingga malam.

Pemerintah membuka kemungkinan kegiatan serupa akan dijadikan agenda rutin maupun direplikasi di berbagai daerah, dengan tetap melakukan evaluasi atas pelaksanaan perdana ini.

Rekomendasi