Serang – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Serang, Banten. Bantuan ini menyasar lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Penyaluran bantuan senilai Rp172 juta ini dilakukan melalui Sentra Galih Pakuan, Selasa (11/6), setelah melalui proses verifikasi ketat.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemensos bagi warganya.
“Total bantuan sebesar Rp172 juta untuk 100 KPM berupa kursi roda, kasur, sembako, hingga nutrisi. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Kemensos bagi warga kami,” ujarnya.
Kepala Sentra Galih Pakuan, Dian Bulansari, menjelaskan bahwa penerima bantuan ditentukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan hasil asesmen lapangan.
Dari sekitar 500 usulan yang masuk, pihaknya melakukan verifikasi berdasarkan kriteria DTKS Desil I hingga IV.
“Yang lolos ada 247 orang. Saat ini ada 100 orang yang menerima, namun proses ini akan terus berlanjut ke termin berikutnya bagi sekitar 147 orang lainnya yang sudah sesuai kriteria,” ungkap Dian.
Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing penerima manfaat.
Bantuan tersebut meliputi sembako, nutrisi, perlengkapan dapur, perlengkapan kamar, hingga alat bantu seperti kursi roda untuk penyandang disabilitas.
“Tadi secara simbolis juga kami serahkan alat bantu kursi roda untuk anak dengan kondisi Cerebral Palsy (CP). Kami pastikan tidak ada kuota pendamping, semua berbasis data kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.
Selain bantuan dari Kemensos, Pemkot Serang juga menjalankan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan kegiatan ekonomi berkelanjutan.
“Harapan kami, masyarakat miskin bisa keluar dari kondisinya dan menjadi mandiri serta berdaya melalui berbagai kegiatan ekonomi dan pendampingan yang berkelanjutan,” pungkas Agis.




















