Hitungan Amran: Stok Beras 4,6 Juta Ton Cukup untuk 11 Bulan

persen

hitungan-amran:-stok-beras-4,6-juta-ton-cukup-untuk-11-bulan
Hitungan Amran: Stok Beras 4,6 Juta Ton Cukup untuk 11 Bulan

Jakarta – Kabar baik datang dari sektor pangan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman hingga 10-11 bulan ke depan.

Hal ini diungkapkan Amran dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).

Menurut Amran, saat ini stok beras nasional mencapai hampir 4,6 juta ton.

“Kondisi stok beras nasional di Indonesia dipastikan aman untuk 10-11 bulan ke depan, di sisi lain El Nino diperkirakan 6 bulan. Jadi, insyaallah (stok) pangan kita aman,” tegas Amran.

Amran menjelaskan, produksi beras pada 2024 sebesar 30,62 juta ton meningkat menjadi 34,69 juta ton pada 2025. Peningkatan ini bertepatan dengan momen Indonesia resmi swasembada beras.

Stok beras yang tersimpan di Perum Bulog tercatat sebesar 4.586.009 ton. Rinciannya, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4.399.519 ton, sedangkan stok beras komersial Bulog sebesar 23.346 ton.

Mentan juga menyinggung ancaman krisis pangan global dan potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 mulai April dari Nusa Tenggara Timur dan menyebar ke wilayah lain dengan puncak kemarau pada Agustus.

Realisasi pengadaan beras dari petani lokal sepanjang 2026 mencapai 1.638.276 ton untuk CBP dan 22.782 ton untuk beras komersial.

Amran memastikan tahun ini tidak ada impor beras konsumsi. Impor yang ada hanya beras khusus serta sisa impor beras industri 2025 yang terealisasi pada Januari 2026.

Penyaluran beras sepanjang 2026 meliputi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 66.463 ton, bantuan pangan beras Februari-Maret tercatat 32.146 ton, serta penyaluran untuk bencana dan keadaan darurat sebesar 11.184 ton.

Rekomendasi