Jakarta – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan pemerintah memperkuat ketahanan energi sebagai salah satu pilar transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu disampaikan Dony dalam podcast @BukanKalengKalengID yang tayang pada Rabu (10/6/2026).
Menurut Dony, ketahanan energi menjadi pilar kedua transformasi ekonomi nasional setelah ketahanan pangan.
“Kalau sebuah negara ingin berdaulat dan menjadi negara maju, maka harus memiliki ketahanan energi,” katanya.
Ia menjelaskan pemerintah mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.
Selain itu, pemerintah juga memperluas program biodiesel B50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.
Dony mengatakan pemerintah menambah kapasitas cadangan BBM nasional dan melakukan eksplorasi sumber energi baru.
“Karena itu kita mengembangkan energi baru terbarukan, menambah storage BBM, melakukan eksplorasi cadangan energi baru, dan menjalankan program B50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi,” ujarnya.
Pemerintah juga mendorong pengembangan jaringan distribusi gas rumah tangga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Menurut Dony, ketahanan energi merupakan salah satu dari tiga pilar utama transformasi ekonomi yang saat ini dijalankan pemerintah.
Selain ketahanan energi, pemerintah juga menjalankan berbagai program untuk memperkuat ketahanan pangan dan penguatan sumber daya manusia.
Dony menjelaskan bahwa berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah bukan merupakan kebijakan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari transformasi ekonomi nasional yang dirancang secara menyeluruh.
Ia mengatakan transformasi ekonomi tersebut bertujuan mengantarkan Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
Dalam kesempatan yang sama, Dony juga menyampaikan bahwa proses transformasi yang sedang dijalankan pemerintah dapat menimbulkan respons positif maupun negatif di masyarakat.
Namun menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai proses transformasi yang sedang dijalankan pemerintah menjadi hal yang penting.



















