Direksi Triputra Agro Kembali Lepas Jutaan Saham TAPG Saat Harga Naik

persen

Direksi Triputra Agro Kembali Lepas Jutaan Saham TAPG Saat Harga Naik

Jakarta – Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), George Oetomo, melakukan langkah divestasi saham perseroan secara bertahap pada pekan ketiga Agustus 2026.

Langkah ini diambil oleh sang direktur di tengah tren penguatan harga saham perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut sepanjang tahun berjalan.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), George Oetomo melepas total 2,35 juta lembar saham TAPG.

Transaksi pelepasan aset tersebut dieksekusi dalam dua tahap perdagangan, yakni pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2026.

Pada tahap pertama, 20 Agustus 2026, George menjual sebanyak 1,85 juta saham dengan harga Rp1.890 per lembar.

Sehari berselang, pada 21 Agustus 2026, ia kembali melakukan penjualan sebanyak 500.000 lembar saham di harga Rp1.975 per lembar.

Akumulasi nilai dari kedua transaksi tersebut mencapai angka sekitar Rp4,48 miliar.

Sebelum aksi divestasi ini dilakukan, George Oetomo tercatat menggenggam 55.906.100 lembar saham TAPG, atau setara dengan 0,2816% dari total hak suara.

Pascadivestasi, porsi kepemilikan sahamnya menyusut menjadi 53.556.100 lembar saham.

Angka tersebut merepresentasikan 0,2698% dari total hak suara perusahaan, sebagaimana dikutip dari laporan resmi kepada OJK, Selasa (25/8/2026).

Dalam dokumen keterbukaan informasi tersebut, pihak manajemen menyatakan bahwa tujuan dari transaksi ini murni sebagai divestasi, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Aksi jual ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh George Oetomo pada tahun 2026.

Catatan transaksi menunjukkan bahwa ia telah melakukan serangkaian penjualan saham serupa sejak periode Juni 2026.

Sebagai perbandingan, pada 18 Juni 2026, George masih mencatatkan kepemilikan sebesar 56.606.100 lembar saham atau 0,2851%.

Di sisi lain, pergerakan harga saham TAPG di pasar modal menunjukkan performa yang cukup impresif sepanjang tahun 2026.

Hingga penutupan perdagangan Senin (24/8/2026), harga saham TAPG berada di level Rp1.940 per lembar, meskipun sempat mengalami koreksi tipis sebesar 1,02% pada sesi tersebut.

Secara akumulatif, harga saham perusahaan sawit ini telah mencatatkan apresiasi sebesar 28,48% sejak awal tahun 2026 (year-to-date).

Kenaikan harga yang signifikan ini sering kali menjadi momentum bagi pihak internal perusahaan untuk melakukan penyesuaian portofolio investasi pribadi.

Investor publik saat ini tengah mencermati pergerakan saham TAPG menyusul adanya perubahan struktur kepemilikan oleh pihak direksi tersebut.

Meskipun divestasi oleh eksekutif merupakan hal yang lumrah dalam tata kelola perusahaan, pasar tetap memantau dampak dari aksi ini terhadap stabilitas harga saham di masa mendatang.

Hingga saat ini, belum ada informasi tambahan dari pihak perusahaan terkait apakah akan ada langkah divestasi lanjutan yang dilakukan oleh anggota direksi lainnya.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar