Pefindo Naikkan Peringkat Waskita Karya (WSKT) Menjadi idB Outlook Negatif

persen

Pefindo Naikkan Peringkat Waskita Karya (WSKT) Menjadi idB Outlook Negatif

Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi menaikkan peringkat korporasi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dari posisi sebelumnya menjadi idB.

Keputusan pemeringkatan ini berlaku efektif mulai 28 September 2026 hingga 1 Oktober 2026.

Langkah tersebut diambil sebagai respon atas perbaikan bertahap yang mulai ditunjukkan oleh kondisi internal perusahaan konstruksi pelat merah tersebut.

Kendati peringkat korporasi mengalami peningkatan, lembaga pemeringkat tersebut tetap menyematkan outlook negatif terhadap prospek Waskita Karya ke depan.

Profil keuangan perusahaan dinilai masih menjadi faktor pembatas utama yang menghambat pemulihan peringkat ke level yang lebih tinggi.

Selain peringkat korporasi secara keseluruhan, Pefindo turut menaikkan peringkat untuk sejumlah instrumen surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan.

Kenaikan peringkat ini berlaku bagi Obligasi Berkelanjutan III Tahap II, Tahap III, Tahap IV, serta Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I yang kini berada di level idB.

Di sisi lain, Pefindo tetap menegaskan peringkat idAAA(gg) untuk Obligasi III dan Obligasi IV, serta idAAA(sy)(gg) untuk Sukuk Mudharabah I.

Penegasan peringkat tersebut didasarkan pada adanya jaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan atau unconditional and irrevocable guarantee dari Pemerintah Republik Indonesia.

Jaminan pemerintah ini berlaku atas pembayaran kembali kewajiban perusahaan yang sebelumnya sempat mengalami penundaan pembayaran.

Peningkatan peringkat ini menandai fase baru bagi Waskita Karya setelah sebelumnya terjebak dalam kondisi gagal bayar khusus atau special default.

Data historis menunjukkan WSKT pernah menyandang peringkat idSD pada April 2024, Oktober 2024, hingga Oktober 2025.

Perusahaan kemudian mencatatkan perubahan status pada September 2026 menjadi idCCC dengan Credit Watch dan outlook negatif, sebelum akhirnya bergeser ke posisi idB saat ini.

Pefindo menilai kekuatan profil bisnis Waskita Karya dalam industri konstruksi nasional tetap menjadi pilar pendukung utama bagi perusahaan.

Namun, efektivitas kenaikan peringkat ini masih dibatasi oleh kondisi keuangan perusahaan yang dianggap lemah.

Struktur permodalan WSKT dinilai masih sangat rentan terhadap guncangan pasar maupun perubahan kondisi ekonomi makro.

Lembaga pemeringkat tersebut menekankan adanya risiko berkelanjutan yang dapat memengaruhi stabilitas peringkat perusahaan di masa mendatang.

Penurunan kembali peringkat dapat terjadi apabila perusahaan gagal memenuhi kewajiban pembayaran pokok atau kupon yang telah jatuh tempo.

Selain itu, risiko serupa juga membayangi apabila proses restrukturisasi keuangan yang sedang dijalankan tidak menghasilkan penyelesaian yang stabil bagi para pemangku kepentingan.

Pefindo akan terus memantau kemampuan manajemen dalam menjaga arus kas dan stabilitas operasional di tengah tantangan beban utang yang masih signifikan.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar