New York – Kabar baik bagi karyawan Bridgewater Associates! Perusahaan investasi raksasa ini berencana memperluas program kepemilikan saham karyawan secara signifikan mulai tahun depan. Lebih dari 60% karyawan berpotensi menjadi pemilik perusahaan.
Langkah ambisius ini diumumkan langsung oleh CEO Bridgewater, Nir Bar Dea, dan menandai tonggak penting dalam sejarah 50 tahun perusahaan. Saat ini, hanya sekitar 1% karyawan yang memiliki saham.
“Kami akan menjadikan lebih dari setengah perusahaan sebagai pemilik nyata Bridgewater,” tulis Bar Dea dalam memo internal yang dilihat oleh media.
Kebijakan ini terbilang unik di industri hedge fund multistrategi papan atas. Biasanya, perusahaan sejenis mendorong karyawan untuk berinvestasi dalam dana internal.
Pengumuman ini muncul di tengah performa cemerlang dana makro andalan Bridgewater, Pure Alpha, yang mencatatkan imbal hasil lebih dari 26% dalam sembilan bulan pertama tahun ini.
Perluasan kepemilikan saham karyawan ini dinilai krusial untuk memastikan kesiapan Bridgewater menghadapi masa depan.
Bridgewater saat ini memiliki sekitar 1.200 hingga 1.300 karyawan. Rincian lebih lanjut mengenai porsi saham dan persyaratan program masih belum diungkapkan.
Per 30 September, Bridgewater mengelola aset sekitar 92 miliar dollar AS. Perusahaan juga aktif mengembangkan strategi baru, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Bridgewater meluncurkan dana senilai 5 miliar dollar AS yang menggunakan AI untuk membantu pengambilan keputusan investasi, serta merilis exchange traded fund bersama State Street Global Advisors.
Dana Artificial Investor, yang dipimpin oleh Greg Jensen dan Jas Sekhon, mencatatkan imbal hasil sekitar 6,5% dalam sembilan bulan pertama tahun ini.
Bridgewater didirikan oleh Ray Dalio pada tahun 1975. Dalio telah sepenuhnya keluar dari perusahaan setelah menjual sisa kepemilikannya dan mundur dari dewan direksi tahun ini. Nir Bar Dea resmi menjabat sebagai CEO pada 2022.
























