Jakarta – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) resmi melakukan diversifikasi usaha melalui pendirian tiga anak perusahaan baru pada Jumat (17/7/2026).
Langkah ekspansi ini dirancang untuk memperkuat struktur bisnis perseroan di luar sektor pertambangan terintegrasi yang selama ini menjadi fokus utama.
Ketiga entitas baru tersebut masing-masing bergerak di bidang kelistrikan, infrastruktur, serta sektor pariwisata atau hospitality.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Darma Henwa Tbk, Mukson Arif Rosyidi, menyatakan bahwa pembentukan entitas baru ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Langkah ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha (going concern) perusahaan dalam jangka panjang, sekaligus memperluas peluang dalam memperoleh proyek-proyek baru di masa mendatang,” ujar Mukson, sebagaimana tertuang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (19/7/2026).
Anak perusahaan pertama yang dibentuk adalah PT DH Listrik.
Entitas ini difokuskan untuk menggarap sektor energi dengan spesialisasi pada penyediaan tenaga listrik serta aktivitas penunjang ketenagalistrikan lainnya.
Struktur kepemilikan saham PT DH Listrik dikendalikan secara tidak langsung oleh DEWA melalui PT DH Investindo sebesar 99,90 persen.
Sisanya, sebesar 0,10 persen saham, dimiliki oleh PT Cipta Multi Prima.
Selanjutnya, perseroan mendirikan PT DH Infrastruktur guna merambah sektor pelayanan kepelabuhanan.
Bidang usaha entitas ini mencakup pengelolaan pergudangan, penyimpanan barang, serta jasa angkutan laut domestik untuk barang umum maupun khusus.
Selain itu, PT DH Infrastruktur juga akan melayani jasa penunjang transportasi darat dan perairan untuk mendukung rantai pasok.
Komposisi kepemilikan saham pada entitas ini serupa dengan PT DH Listrik, yakni 99,90 persen dikuasai PT DH Investindo dan 0,10 persen oleh PT Cipta Multi Prima.
Unit bisnis ketiga yang dibentuk adalah PT DH Arunika Hospitality.
Berbeda dengan dua entitas sebelumnya, PT DH Arunika Hospitality dimiliki secara langsung oleh DEWA sebesar 99,90 persen, sementara 0,10 persen sisanya dimiliki oleh PT Cipta Multi Prima.
Entitas ini akan beroperasi di sektor pariwisata dan akomodasi dengan cakupan bisnis yang cukup luas.
Beberapa layanan yang disediakan meliputi manajemen perhotelan, penyediaan makanan dan minuman, jasa kebersihan umum, hingga konsultasi manajemen bisnis pariwisata.
Selain itu, perusahaan ini juga akan menjalankan fungsi penyediaan tenaga kerja sementara guna mendukung kebutuhan operasional di sektor tersebut.
Manajemen DEWA menargetkan diversifikasi ini mampu memperkuat fundamental keuangan perusahaan secara keseluruhan.
Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi katalis dalam menciptakan sumber pertumbuhan pendapatan yang lebih variatif di masa depan.
Dengan adanya entitas-entitas baru ini, portofolio bisnis grup Darma Henwa kini menjadi lebih terdiversifikasi di berbagai sektor strategis nasional.























