Dinas Pendidikan Payakumbuh Pastikan TKA SD Berjalan Lancar

persen

5.509-siswa-kota-payakumbuh-mengikuti-tka-tahun-2026
5.509 Siswa Kota Payakumbuh Mengikuti TKA Tahun 2026

Payakumbuh – Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) gelombang III tahun 2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Kegiatan yang digelar serentak di sejumlah SD itu menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, mengatakan TKA merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi pendidikan nasional dengan mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif dan terstandar.

Ia menilai, hasil tes tersebut akan menjadi dasar penting dalam evaluasi pembelajaran di sekolah. Data itu juga dapat membantu guru dan pihak sekolah menyusun tindak lanjut yang lebih tepat sasaran.

“Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik ini memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan transformasi pendidikan nasional. Melalui tes ini, satuan pendidikan dapat memperoleh data yang valid dan reliabel sebagai dasar untuk melakukan refleksi, perbaikan, serta perencanaan tindak lanjut pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik,” ujar Nalfira.

Nalfira menyampaikan, peserta TKA tahun ini berasal dari siswa SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Payakumbuh. Untuk jenjang SD, jumlah peserta mencapai 2.756 siswa, terdiri atas 1.910 murid SD negeri dan 846 siswa SD swasta.

Adapun jenjang SMP diikuti 2.753 pelajar, yang terdiri dari 1.835 siswa SMP negeri dan 918 siswa SMP swasta. Dengan demikian, total peserta TKA di Kota Payakumbuh mencapai 5.509 siswa.

Pelaksanaan TKA tahun 2026 dibagi dalam empat gelombang. Setiap gelombang berlangsung dua hari dan digelar di sekolah masing-masing.

Pada jenjang SD, gelombang I berlangsung pada 20-21 April dengan 16 sekolah peserta. Gelombang II digelar pada 22-23 April dan diikuti 26 sekolah. Gelombang III pada 27-28 April diikuti 24 sekolah, sedangkan gelombang IV pada 29-30 April diikuti 15 sekolah.

Untuk jenjang SMP, pelaksanaan dimulai lebih awal, yakni pada 6-16 April 2026, dan juga dibagi ke dalam empat gelombang.

Selama proses TKA untuk jenjang SD dan SMP, Nalfira menyebut pelaksanaan secara umum berjalan lancar. Seluruh sekolah dapat mengikuti jadwal yang telah ditetapkan berkat koordinasi yang baik antara satuan pendidikan dan panitia pelaksana.

“Secara umum pelaksanaan berjalan lancar. Hal ini tentu berkat koordinasi dan kesiapan seluruh pihak, mulai dari sekolah, tim teknis, hingga pengawas pelaksanaan ujian,” katanya.

Meski begitu, ia mengakui sempat terjadi gangguan teknis pada jaringan server pusat yang membuat sejumlah sekolah mengalami kendala login saat pelaksanaan TKA tingkat SMP. Gangguan itu kemudian segera ditangani, dan peserta yang terdampak dijadwalkan mengikuti ujian susulan.

Selain itu, beberapa siswa juga tidak bisa mengikuti ujian sesuai jadwal karena sakit. Untuk mereka, Dinas Pendidikan menyiapkan jadwal susulan agar seluruh peserta tetap mendapat kesempatan mengikuti TKA.

“Bagi sekolah yang mengalami kendala teknis dan siswa yang berhalangan karena sakit, akan dijadwalkan ujian susulan. Jadi kami pastikan semua peserta tetap bisa mengikuti asesmen,” tambahnya.

Pada gelombang pertama, Dinas Pendidikan juga turun langsung memantau pelaksanaan di sekolah-sekolah untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Untuk jenjang SMP, monitoring dilakukan bersama tim dari BPMP Sumatera Barat. Sementara untuk jenjang SD, pemantauan turut melibatkan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh.

Melalui pelaksanaan TKA ini, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berharap kualitas pembelajaran di sekolah terus meningkat lewat evaluasi berbasis data yang akurat. Dengan begitu, kebijakan pendidikan yang diambil ke depan diharapkan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung pada hasil belajar siswa.

“Harapan kami, hasil TKA ini menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, sehingga mutu pendidikan di Kota Payakumbuh semakin baik,” tutup Nalfira.

Rekomendasi