Direktur Keuangan Jhonlin Agro (JARR) Borong Saham, Segini Nilai Transaksinya

Kholida Rahman

Direktur Keuangan Jhonlin Agro (JARR) Borong Saham, Segini Nilai Transaksinya

Jakarta – Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), Temmy Iskandar, resmi tercatat sebagai pemegang saham perusahaan melalui aksi pembelian langsung di pasar modal.

Langkah ini menandai awal keterlibatan kepemilikan saham Temmy di perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis tersebut.

Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (4/9/2026), Temmy mengakuisisi sebanyak 11.000 lembar saham JARR.

Nilai total transaksi pembelian saham tersebut mencapai angka Rp 36,41 juta.

Proses eksekusi pembelian saham dilakukan oleh Temmy pada tanggal 28 Agustus 2026.

Harga yang disepakati untuk setiap lembar saham JARR dalam transaksi ini adalah Rp 3.310.

Sebelum aksi korporasi tersebut dilakukan, Temmy tercatat tidak memiliki kepemilikan saham sama sekali atau berada di posisi nol persen.

Porsi hak suara yang dimilikinya pun saat itu masih tercatat sebesar 0,00 persen.

Pasca transaksi tersebut, status kepemilikan Temmy di JARR kini meningkat menjadi 11.000 saham.

Meski jumlah kepemilikan telah bertambah, porsi hak suaranya terhadap keseluruhan modal ditempatkan dan disetor perusahaan masih tercatat sebesar 0,00 persen.

Manajemen JARR menegaskan bahwa transaksi tersebut merupakan bentuk kepemilikan saham secara langsung.

Pihak perusahaan juga memastikan bahwa pembelian saham tersebut tidak melibatkan skema repurchase agreement atau REPO.

Tujuan utama dari pembelian saham ini adalah untuk kepentingan investasi pribadi Temmy Iskandar.

Di sisi lain, pergerakan harga saham JARR menunjukkan dinamika tersendiri di lantai bursa.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (4/9/2026), harga saham JARR terpantau mengalami koreksi sebesar 2,72 persen.

Harga saham perusahaan ditutup pada level Rp 3.220 per lembar.

Walaupun mengalami penurunan harian, performa saham milik Haji Isam ini tercatat masih menguat dalam rentang waktu lima hari terakhir.

Data perdagangan menunjukkan adanya kenaikan harga sebesar 0,31 persen dalam periode lima hari tersebut.

Aksi pembelian yang dilakukan oleh jajaran direksi ini sering kali dipandang pasar sebagai sinyal kepercayaan internal terhadap prospek bisnis perusahaan ke depannya.

Langkah Temmy Iskandar ini menambah daftar jajaran manajemen perusahaan publik yang memilih untuk mengikatkan diri dengan kepemilikan saham secara langsung.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana penambahan porsi kepemilikan saham oleh Temmy di masa mendatang.

Seluruh data transaksi telah dilaporkan secara transparan melalui sistem keterbukaan informasi BEI sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar