Teheran – Pemerintah Indonesia secara resmi mengirimkan Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, untuk menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Kehadiran diplomat senior tersebut merupakan bentuk pemenuhan undangan resmi yang dilayangkan oleh otoritas Pemerintah Iran kepada negara-negara sahabat.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi partisipasi Indonesia dalam rangkaian upacara duka tersebut.
“Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia diwakili oleh duta besar RI di Teheran,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis yang dilansir Minggu (5/7).
Pemerintah Iran sebelumnya telah menginformasikan kepada seluruh perwakilan diplomatik asing mengenai jadwal upacara penghormatan resmi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara setempat.
Yvonne menyatakan bahwa pihak penyelenggara di Iran telah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran delegasi Indonesia di tengah situasi berkabung nasional.
Dubes Rolliansyah dipastikan telah berada di lokasi acara sejak Sabtu pagi waktu setempat untuk mengikuti rangkaian prosesi yang diselenggarakan di Musalla Besar Teheran.
Di tempat tersebut, Dubes Rolliansyah memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama setempat bagi mendiang Ali Khamenei.
Laporan dari kantor berita IRNA mencatat bahwa jenazah mendiang beserta pihak keluarga telah tiba di Musalla Besar Teheran sejak Jumat pagi (3/7).
Jenazah ditempatkan di aula utama masjid guna memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk melayat selama dua hari penuh.
Prosesi pelepasan jenazah di Musalla Besar Teheran dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (5/7) sebelum kemudian dipindahkan ke lokasi lainnya.
Rangkaian pemakaman ini akan berlanjut ke Kota Qom pada Senin (6/7) sebagai bagian dari prosesi penghormatan di pusat keagamaan tersebut.
Setelah dari Qom, jenazah akan dibawa ke Irak untuk menjalani rangkaian prosesi khusus di Baghdad, Karbala, dan Najaf.
Tahap akhir dari seluruh rangkaian ini adalah prosesi pemakaman di Mashhad yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7).
Sejumlah pemimpin dunia juga terlihat hadir langsung di Teheran untuk memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin Iran tersebut.
Tercatat Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, serta Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan hadir dalam upacara tersebut.
Selain itu, Rusia mengutus Wakil Ketua Dewan Keamanan Dmitry Medvedev sebagai perwakilan resmi dari Presiden Vladimir Putin.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, juga turut hadir memimpin delegasi negaranya dalam upacara penghormatan tersebut.
Kehadiran para pejabat tinggi dari berbagai negara ini mencerminkan eskalasi diplomasi internasional dalam merespons suksesi kepemimpinan di Iran.
Pemerintah Indonesia sendiri terus memantau perkembangan situasi di Iran guna memastikan hubungan bilateral tetap berjalan stabil pasca-pergantian kepemimpinan ini.
























