Jakarta – Pasar saham Indonesia mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi hingga 23 kali. Momentum positif ini didorong oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.
IHSG sempat menyentuh titik terendahnya di level 5.967,98 pada April 2025, hampir setara dengan level terendah pada 2021. Tekanan pasar saat itu dipicu oleh sentimen negatif terkait rencana Amerika Serikat menerapkan tarif ekspor ke sejumlah negara. Bahkan, IHSG sempat mengalami *trading halt* akibat koreksi tajam 9,19% pada 8 April 2025.
Namun, pasar saham mampu bangkit dan mencatatkan pemulihan signifikan. Pada 17 September 2025, IHSG berhasil menembus level 8.000 untuk pertama kalinya, ditutup pada posisi 8.025,17.
Puncaknya terjadi pada November 2025, dengan delapan rekor baru tercipta. Pada periode ini, IHSG terus mencatatkan rekor demi rekor, hingga sempat menyentuh level 8.602,13 pada akhir November.
Optimisme terhadap pasar saham juga sempat dilontarkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang memprediksi IHSG dapat mencapai level 9.000. Meskipun beberapa analis menilai target tersebut terlalu tinggi, IHSG tetap menunjukkan performa yang solid.
Pada Desember 2025, IHSG mencatatkan tiga rekor tertinggi baru. Puncaknya terjadi pada 8 Desember 2025, dengan IHSG mencapai level 8.710,69.
Berikut jejak rekor tertinggi (ATH) IHSG sepanjang 2025:
Tanggal | Posisi Penutupan
——- | ——–
27/08/2025 | 7.936,17
28/08/2025 | 7.952,08
16/09/2025 | 7.957,69
17/09/2025 | 8.025,17
19/09/2025 | 8.051,17
23/09/2025 | 8.125,20
24/09/2025 | 8.126,55
06/10/2025 | 8.139,89
07/10/2025 | 8.169,28
09/10/2025 | 8.250,93
10/10/2025 | 8.257,85
23/10/2025 | 8.274,35
03/11/2025 | 8.275,08
05/11/2025 | 8.318,52
06/11/2025 | 8.337,05
07/11/2025 | 8.394,59
17/11/2025 | 8.416,88
20/11/2025 | 8.419,91
24/11/2025 | 8.570,25
26/11/2025 | 8.602,13
02/12/2025 | 8.617,04
04/12/2025 | 8.640,19
08/12/2025 | 8.710,69























