Jasa Berdikari Minta Restu Pemegang Saham Jaminkan Setengah Asetnya

persen

Jakarta – PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2026. Agenda utama pertemuan tersebut adalah meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana penggunaan aset perusahaan sebagai jaminan pembiayaan.

Manajemen Jasa Berdikari Logistics menjelaskan bahwa perusahaan memerlukan kewenangan direksi untuk mengalihkan, melepaskan hak, atau menjadikan aset sebagai jaminan utang. Aset yang dimaksud mencakup kekayaan perusahaan dengan nilai lebih dari 50 persen dari total kekayaan bersih dalam satu transaksi atau rangkaian transaksi yang saling berkaitan.

Wewenang ini diusulkan berlaku untuk jangka waktu satu tahun buku. Tujuannya adalah untuk mendukung fasilitas keuangan yang diterima perusahaan, termasuk untuk kebutuhan perpanjangan kredit maupun proses refinancing atas utang yang ada, beserta seluruh perubahan atau penambahannya.

Berdasarkan laporan keuangan periode kuartal I-2026, total aset yang dimiliki oleh emiten logistik terintegrasi ini tercatat sebesar Rp 241,93 miliar. Komposisi aset tersebut terdiri dari liabilitas sebesar Rp 106,28 miliar dan ekuitas sebesar Rp 135,65 miliar.

Kinerja keuangan perusahaan menunjukkan dinamika yang beragam pada awal tahun 2026. Hingga kuartal I-2026, LAJU mencatatkan pendapatan sebesar Rp 48,29 miliar, atau mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai Rp 52,6 miliar. Namun, dari sisi profitabilitas, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,43 miliar, berbalik dari kondisi rugi bersih sebesar Rp 1,99 miliar pada kuartal pertama tahun sebelumnya.

Tren positif ini melanjutkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025, di mana perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 5,34 miliar. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 181,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya secara tahunan.

Seiring dengan perolehan laba tersebut, perusahaan telah memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham dengan total nilai sebesar Rp 319,91 juta. Nilai dividen per saham ditetapkan sebesar Rp 0,1488.

Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 18 Juni 2026, diikuti dengan ex dividen pada 19 Juni 2026. Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 22 Juni 2026 dan ex dividen pada 23 Juni 2026. Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dicatat pada 22 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran dividen tunai yang direncanakan pada 9 Juli 2026.

Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), saham LAJU ditutup di level Rp 59 per lembar, mencatatkan kenaikan sebesar 1,72 persen dibandingkan hari sebelumnya. Mengacu pada harga tersebut, yield dividen yang ditawarkan oleh perusahaan berada di kisaran 0,25 persen. Langkah korporasi ini dipandang sebagai upaya strategis perusahaan dalam menjaga fleksibilitas keuangan di tengah tantangan sektor logistik yang kompetitif dan fluktuatif.

Rekomendasi