Limapuluh Kota – Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo memimpin apel pagi di BPTU-HPT Padang Mengatas, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, awal pekan ini. Kegiatan itu diikuti aparatur sipil negara, PPNPN, dan tenaga harian lepas, sekaligus menegaskan kedekatan dan sinergi antara Polri dan instansi kementerian.
Dalam amanatnya, Ricky menyoroti perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinilainya perlu diwaspadai bersama. Ia mengingatkan sejumlah penyakit masyarakat, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, kekerasan dalam rumah tangga, hingga berbagai aktivitas ilegal yang dinilai bisa merusak kehidupan sosial dan mengganggu stabilitas lingkungan.
“Semua pihak harus peduli terhadap ancaman-ancaman itu karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai menjaga lingkungan kerja dan sekitar tetap aman, tertib, serta kondusif. Menurutnya, kepedulian terhadap setiap bentuk pelanggaran dan gangguan kamtibmas perlu terus ditingkatkan agar potensi masalah bisa dicegah sejak dini.
Ricky menegaskan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga meminta seluruh jajaran menjaga kekompakan serta memperkuat kerja sama antarinstansi.
Selain soal kamtibmas, Kapolres turut mengingatkan larangan pemotongan sapi betina produktif untuk kurban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah itu, katanya, penting untuk menjaga keberlangsungan populasi ternak.
Ia juga meminta kewaspadaan terhadap isu sosial dan ekonomi, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, potensi konflik sosial, serta penyalahgunaan teknologi yang dapat memicu persoalan baru di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Ricky didampingi Wakapolres Payakumbuh, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasat Lantas, dan Kapolsek Luhak.





















