Kemenkeu Tegaskan Informasi Bantuan Dana Hibah Miliaran Rupiah Adalah Hoaks

persen

Jakarta – Kementerian Keuangan Republik Indonesia secara resmi membantah adanya program bantuan dana hibah sebesar Rp 1,5 miliar yang mengatasnamakan Menteri Keuangan.

Pihak kementerian menegaskan bahwa narasi yang beredar di masyarakat tersebut adalah informasi palsu atau hoaks.

Modus penipuan ini menyebar melalui pesan berantai di berbagai platform komunikasi instan.

Pesan tersebut menjanjikan pemberian dana hibah dengan nilai fantastis kepada masyarakat yang bersedia mendaftar.

Calon korban diarahkan untuk menghubungi nomor WhatsApp 08235762918788 guna melengkapi proses administrasi.

Kementerian Keuangan memastikan bahwa pihak kementerian tidak pernah menyelenggarakan program pembagian dana melalui jalur pesan instan.

Segala bentuk komunikasi resmi kementerian tidak menggunakan nomor ponsel pribadi atau aplikasi pesan pribadi sebagai sarana pendaftaran program bantuan.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta layanan Kemenkeu PRIME.

Pemerintah telah memberikan label HOAKS secara tegas pada informasi tersebut di laman resmi e-ppid.kemenkeu.go.id.

Langkah serupa juga diambil melalui kanal media sosial resmi kementerian baik di Instagram, X, maupun Facebook.

Masyarakat diimbau untuk tidak menanggapi pesan tersebut dan segera mengabaikan nomor kontak yang tertera.

Pemerintah mencatat bahwa modus penipuan berkedok bantuan sosial atau dana hibah negara kerap menyasar masyarakat luas.

Para pelaku sering kali memanfaatkan kelengahan calon korban dengan iming-iming keuntungan finansial secara instan.

Oleh karena itu, publik diminta untuk selalu melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Penting bagi masyarakat untuk waspada terhadap permintaan data pribadi, nomor rekening, atau arahan untuk mentransfer sejumlah dana.

Kementerian Keuangan menekankan bahwa setiap program resmi pemerintah memiliki prosedur yang transparan dan akuntabel.

Setiap kebijakan penyaluran dana selalu diinformasikan melalui situs web resmi dan saluran komunikasi yang terverifikasi.

Jika masyarakat menerima pesan mencurigakan, sangat disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke layanan informasi resmi Kemenkeu.

Langkah lain yang dapat ditempuh adalah melaporkan pesan tersebut kepada pihak berwenang guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus menjaga integritas informasi agar masyarakat tidak terjebak dalam aksi penipuan serupa di masa depan.

Keamanan data pribadi dan kewaspadaan publik menjadi kunci utama dalam menangkal maraknya tindak kejahatan berbasis informasi palsu.

Masyarakat diharapkan untuk selalu bersikap kritis sebelum menindaklanjuti pesan yang menjanjikan keuntungan materi dari pihak yang tidak dikenal.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar