Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Tujuannya, agar masyarakat dapat mengakses layanan secara cepat dan optimal.
Yassierli menyoroti layanan seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, dan pasar kerja. Menurutnya, layanan-layanan ini harus menjadi prioritas utama dalam peningkatan kualitas.
“Saya menginginkan layanan tidak boleh bermasalah,” tegas Yassierli.
Ia menambahkan, kondisi saat ini memang tidak mudah. Ia tidak ingin ada lagi layanan dan aplikasi yang bermasalah, down, atau kontak informasi yang sulit dijangkau.
Menurutnya, layanan publik yang tidak optimal dapat berdampak langsung pada akses masyarakat terhadap perlindungan dan program ketenagakerjaan.
Menaker juga meminta seluruh unit kerja di Kemnaker untuk memperkuat koordinasi dan memperbaiki sistem kerja. Tujuannya, agar layanan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kita perkuat kementerian ini sebagai nice place to grow,” ujarnya.
Yassierli menambahkan, satu layanan didukung oleh banyak unit kerja. Ia berharap hal ini menjadi modal bersama.
Selain itu, Yassierli mendorong pola kerja yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan hemat energi. Hal ini penting untuk menghadapi tantangan global seperti tekanan ekonomi dan krisis energi.
“Kemnaker harus memastikan masyarakat, terutama pekerja dan pencari kerja, tetap bisa mengakses layanan secara cepat, pasti, dan tanpa hambatan,” pungkasnya.




















