Jakarta – Pemerintah Indonesia berencana mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani dijadwalkan bertolak ke Iran pada Kamis (9/7) mendatang.
Rencana kehadiran delegasi ini disampaikan langsung oleh Sugiono di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7).
Pemerintah saat ini masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan otoritas setempat terkait teknis kehadiran.
“Kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kami bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut,” kata Sugiono dikutip dari keterangan resmi pemerintah, Senin (6/7).
Sebelumnya, Indonesia telah menunjuk Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, sebagai perwakilan resmi negara.
Penunjukan tersebut dilakukan karena adanya kendala logistik dan kesibukan agenda kenegaraan di dalam negeri.
Sugiono menjelaskan bahwa sejumlah pejabat tinggi negara saat itu tengah disibukkan dengan persiapan kunjungan kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.
Selain itu, terdapat batasan ketat dari pihak otoritas Iran terkait akses kehadiran pejabat asing.
Pemerintah Iran disebut hanya memberikan akses bagi pejabat di atas tingkat duta besar pada tanggal-tanggal tertentu saja.
“Kami mendapatkan konfirmasi bahwa pihak Iran hanya akan memberi akses kepada pejabat di atas dubes pada tanggal 2 (Juli), kalau saya tidak salah. Jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti,” ujar Sugiono.
Keterbatasan akses tersebut membuat pemerintah tidak memiliki opsi lain selain mengandalkan perwakilan diplomatik yang sudah berada di Tehran.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Wewengkang, memastikan bahwa Dubes Rolliansyah telah menjalankan tugas perwakilan tersebut.
“Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh duta besar RI di Tehran,” kata Yvonne dikutip dari pernyataan resmi Kemlu, Sabtu (4/7).
Yvonne menambahkan, Dubes Rolliansyah telah menghadiri rangkaian acara penghormatan pada Sabtu pagi waktu setempat.
“Pada 4 Juli pagi waktu Tehran, dubes RI telah hadir dalam acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum yang disemayamkan di Grand Mosalla, Tehran,” ujarnya.
Berdasarkan data resmi dari pemerintah Iran, rangkaian kegiatan penghormatan bagi almarhum berlangsung sejak 3 hingga 9 Juli.
Prosesi tersebut dilaksanakan secara bertahap di berbagai kota di Iran.
Puncak rangkaian upacara akan ditutup dengan prosesi pemakaman di kota Mashhad pada 9 Juli.
Kehadiran delegasi Indonesia dalam prosesi ini menjadi bentuk penghormatan diplomatik atas wafatnya tokoh besar Iran tersebut.
Pemerintah memastikan bahwa komunikasi dengan otoritas Iran terus berjalan intensif guna memastikan kelancaran kehadiran delegasi pada Kamis nanti.
























