New York – Sektor teknologi kembali menjadi motor penggerak utama di bursa Wall Street pada perdagangan Senin (6/7/2026).
Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatatkan penguatan signifikan saat pembukaan pasar.
Kenaikan ini didorong oleh aksi beli investor terhadap saham-saham sektor semikonduktor yang sempat mengalami pelemahan.
Data pasar menunjukkan indeks S&P 500 menguat 23,7 poin atau 0,32% ke posisi 7.506,96.
Indeks Nasdaq Composite juga bergerak positif dengan kenaikan 166,9 poin atau 0,65% menjadi 25.999,608.
Berbeda dengan dua indeks lainnya, Dow Jones Industrial Average justru terkoreksi tipis sebesar 71,6 poin atau 0,14% ke level 52.828,45.
Sentimen positif di pasar saham dipicu oleh kabar kolaborasi strategis antara Broadcom dan Apple.
Kedua perusahaan sepakat memperpanjang kemitraan pengembangan serta pasokan chip khusus hingga tahun 2031.
Kesepakatan tersebut mendorong saham Broadcom melesat 4,2% di sesi perdagangan pra-pasar.
Tren kenaikan juga merambat ke produsen chip memori lainnya.
Saham Western Digital tercatat naik 5,4%, Seagate menguat 4,4%, dan Micron Technology tumbuh 3,4%.
Kepercayaan investor kini beralih menantikan rilis laporan keuangan kuartal kedua yang akan dimulai dalam waktu dekat.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Delta Air Lines dan PepsiCo dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan mereka pada akhir pekan ini.
“Musim laporan keuangan ini penting, mengingat fakta bahwa ‘Magnificent 7’ telah mengalami masa yang cukup sulit akhir-akhir ini,” ujar analis pasar senior di Trade Nation, David Morrison, (6/7/2026).
Morrison menambahkan, sentimen pasar sangat sensitif terhadap kabar positif dari perusahaan-perusahaan teknologi besar tersebut.
Data yang dihimpun LSEG memproyeksikan pertumbuhan pendapatan perusahaan di indeks S&P 500 mencapai 24,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain kinerja keuangan, pelaku pasar juga mencermati kebijakan moneter Federal Reserve.
Risalah pertemuan bank sentral yang akan dirilis pada hari Rabu mendatang menjadi perhatian utama investor.
Pasar saat ini tengah memantau peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Juli.
Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan 29 Juli tercatat berada di level 24%.
Angka tersebut menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang sempat menyentuh kisaran 30%.
“Warsh ingin Fed berkonsentrasi pada data dan tetap berpegang pada itu dan tidak memberikan proyeksi apa pun. Jadi mungkin risalah tersebut tidak akan banyak memberikan informasi,” kata Morrison dikutip dari Reuters, (6/7/2026).
Di sisi lain, pasar juga menanti debut pencatatan saham SK Hynix di bursa Amerika Serikat.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut membidik pendanaan senilai US$ 28 miliar untuk ekspansi sektor kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, saham SpaceX terpantau menguat 0,8% menjelang masuknya perusahaan ke dalam daftar Nasdaq 100 pada Selasa mendatang.























