PBB Dorong Afghanistan-Pakistan Gencatan Senjata, Redam Konflik Perbatasan

persen

pbb-menyambut-jeda-pertempuran-afghanistan-dan-pakistan-jelang-idul-fitri-di-tengah-eskalasi-konflik
PBB Menyambut Jeda Pertempuran Afghanistan dan Pakistan Jelang Idul Fitri di Tengah Eskalasi Konflik

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik pengumuman jeda pertempuran antara Afghanistan dan Pakistan, yang dimulai Rabu (27/3) tengah malam. Jeda ini diharapkan dapat meredakan konflik yang meningkat di wilayah perbatasan kedua negara.

Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, menyebut jeda tersebut sebagai perkembangan positif di tengah eskalasi konflik yang terjadi belakangan ini.

“Itu sebuah perkembangan yang disambut baik,” ujarnya.

PBB berharap jeda pertempuran ini tidak hanya berlangsung selama Idul Fitri, tetapi dapat diperpanjang untuk meredakan ketegangan yang ada.

“Jadi jeda ini sejalan dengan seruan itu. Dan kami berharap agar penangguhan selama Idul Fitri dapat diperpanjang,” kata Farhan Haq.

PBB kembali menegaskan seruan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres untuk de-eskalasi konflik dan penghentian permusuhan secara segera.

Semua pihak juga diminta untuk mematuhi hukum internasional dalam setiap tindakan militer yang dilakukan.

Sebelumnya, PBB mengutuk serangan Pakistan terhadap pusat rehabilitasi narkoba di Kabul pada Senin, 16 Maret 2026.

Pakistan juga melancarkan serangan udara di Provinsi Nangarhar dan Paktika, menargetkan lokasi yang diduga sebagai tempat persembunyian militan.

Otoritas Afghanistan melaporkan puluhan warga sipil tewas dan terluka akibat serangan tersebut.

Pada 26 Februari 2026, Afghanistan melancarkan operasi militer terhadap basis Pakistan di sepanjang Garis Durand sebagai balasan atas aksi pemboman sebelumnya.

Garis Durand merupakan perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang tidak diakui oleh Kabul.

Pakistan kemudian merespons melalui Operasi Ghazab lil Haq, sebagai balasan atas penembakan tanpa provokasi di wilayah perbatasan.

Konflik antara kedua negara pun meningkat sebelum akhirnya diumumkan jeda pertempuran menjelang Idul Fitri.

Rekomendasi