Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk dua pejabat sementara untuk mengisi posisi direktur jenderal yang kosong di Kementerian Keuangan. Penunjukan itu dilakukan setelah dua pejabat sebelumnya dicopot dari jabatannya.
Dua nama yang ditunjuk adalah Sudarto dan Ferry Ardianto. Sudarto yang saat ini menjabat Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara diminta menjadi Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Anggaran.
Sementara itu, Ferry Ardianto yang menjabat Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi ditunjuk sebagai Plh Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
Dengan penunjukan tersebut, Sudarto akan mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Luky Alfirman, sedangkan Ferry menggantikan Febrio Nathan Kacaribu.
Purbaya menyebut keputusan itu mulai berlaku sejak Selasa (21/4) dan keduanya langsung menjalankan tugas. Ia mengatakan proses penunjukan pejabat sementara sudah berjalan sejak kemarin sore.
“Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif,” kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (22/4).
Ia belum menjelaskan jabatan baru yang akan diberikan kepada Luky dan Febrio usai dicopot dari posisi sebelumnya. Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan masih menelaah penempatan yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.
“Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,” ujarnya.
Selain dua posisi itu, satu kursi eselon I lain yang belum terisi adalah Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya ditinggalkan Masyita Crystallin.
Purbaya mengatakan proses seleksi untuk mengisi tiga jabatan strategis tersebut sedang berlangsung. Nama-nama kandidat nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapat persetujuan.
“Nanti sekalian diajukan ke presiden, jadi sekaligus. Mungkin awal Mei atau pertengahan Mei,” kata dia.





















