IHSG berpotensi kembali tertekan setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, memicu kekhawatiran arus keluar modal asing. Kondisi teknikal yang masih rapuh membuat investor kini menantikan level pertahanan krusial di 6.371 untuk menghindari koreksi yang lebih dalam.

IHSG Berpotensi Kembali Tertekan, Kebijakan The Fed Tambah Beban Pasar
Federal Reserve resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00% sebagai respons terhadap inflasi yang masih persisten. Kebijakan ini mengisyaratkan sikap hawkish dengan potensi pengetatan lanjutan guna menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi.

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps dan Isyaratkan Pengetatan Lanjutan
Nilai tukar rupiah melemah 0,38% ke level Rp 17.763 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi. Pelemahan ini sejalan dengan tren negatif mayoritas mata uang Asia yang tertekan oleh penguatan indeks dolar AS.

Rupiah Spot Melemah 0,38% ke Rp 17.763 per Dolar AS
Bursa Wall Street ditutup melemah setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Langkah ini memicu kekhawatiran pasar akan tekanan inflasi yang persisten serta potensi perlambatan ekonomi ke depan.


















