Harga Minyak Brent Turun ke US$ 78 per Barel
Agu. 5, 2026
Agu. 5, 2026
Harga minyak Brent turun ke level US$ 78 per barel seiring menguatnya optimisme pasar terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Penurunan ini dipicu oleh kemajuan negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran serta peningkatan stok minyak mentah di Amerika Serikat.
Jul. 24, 2026
Harga minyak dunia kembali menembus angka US$ 100 per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan kelompok Houthi di Laut Merah. Gangguan pada jalur distribusi energi global ini memicu kekhawatiran pasar akan kenaikan harga yang lebih tinggi di masa depan.
IHSG tertekan akibat antisipasi kenaikan suku bunga The Fed dalam pertemuan FOMC September 2026. JP Morgan menilai kebijakan moneter AS menjadi hambatan utama bagi performa pasar saham domestik dalam jangka pendek.

Harga minyak mentah dunia terkoreksi setelah Arab Saudi membuka jalur ekspor alternatif di Oman, yang berhasil meredam kekhawatiran pasar terkait gangguan pasokan Timur Tengah. Namun, pasar diesel tetap tertekan akibat ketatnya pasokan global dan lonjakan stok minyak mentah di Amerika Serikat.

Pasar keuangan Indonesia bersiap menghadapi keputusan suku bunga The Fed yang diprediksi akan berdampak signifikan. Rupiah dinilai menjadi aset paling responsif, sementara pasar SBN dan IHSG turut membayangi risiko volatilitas akibat pergerakan modal asing pasca-pengumuman FOMC.

Bank bjb menjalin kemitraan strategis dengan KAI Commuter untuk mengintegrasikan layanan perbankan ke dalam ekosistem transportasi publik. Sinergi ini mencakup pengembangan co-branding Kartu Multi Trip, kemudahan top up via aplikasi DIGI, hingga pemanfaatan DigiCash untuk pembayaran di aplikasi C...


