Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,36% ke level 6.484 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu (16/9).
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan fluktuasi pasar yang cukup dinamis dengan 303 saham mengalami kenaikan.
Sebanyak 272 saham tercatat terkoreksi, sementara 211 saham lainnya terpantau stagnan.
Total nilai transaksi pada sesi pertama hari ini mencapai Rp 6,23 triliun.
Aktivitas perdagangan tersebut melibatkan volume 13,62 miliar saham dengan total frekuensi transaksi sebanyak 1,03 juta kali.
Kapitalisasi pasar IHSG pada paruh pertama perdagangan hari ini tercatat mencapai Rp 11.344 triliun.
Di balik kenaikan indeks, tekanan jual dari investor asing terpantau cukup signifikan.
Stockbit Sekuritas mencatat nilai jual bersih atau net foreign sell mencapai Rp 430,21 miliar hingga siang hari ini.
Total pembelian asing (foreign buy) tercatat sebesar Rp 1,72 triliun.
Sementara itu, total penjualan asing (foreign sell) menyentuh angka Rp 2,15 triliun.
Investor asing terpantau melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai transaksi mencapai Rp 146,43 miliar.
Aksi jual asing juga menyasar PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai Rp 71,92 miliar.
Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut mengalami tekanan jual asing sebesar Rp 43,88 miliar.
Sentimen positif datang dari sektor industri yang memimpin penguatan dengan kenaikan hingga 1,89%.
Salah satu kontributor dalam zona hijau di sektor ini adalah PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 0,29% ke level Rp 26.175 per saham.
Secara keseluruhan, tujuh dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI berhasil berada di zona hijau.
Dinamika pasar saham di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi pada hari yang sama.
Indeks Nikkei mencatatkan kenaikan sebesar 0,28%.
Shanghai Composite juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 0,56%.
Sebaliknya, indeks Hang Seng mengalami pelemahan tipis sebesar 0,01%.
Kondisi serupa dialami Straits Times yang juga terkoreksi 0,01%.
Pada jajaran saham top gainers, PT Pakuan Tbk (UANG) memimpin dengan kenaikan 24,93% ke Rp 4.210.
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyusul dengan apresiasi sebesar 15,44% ke level Rp 11.775.
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 8,43% ke harga Rp 13.475.
Di sisi lain, daftar saham top losers diisi oleh PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang melemah 3,88% ke Rp 4.210.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) terkoreksi 2,63% ke posisi Rp 555.
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melengkapi daftar saham dengan penurunan 2,53% ke level Rp 386 per saham.



















