Unilever Indonesia Dikabarkan Bakal Lepas Merek Royco Selain Bango

Unilever Indonesia Dikabarkan Bakal Lepas Merek Royco Selain Bango

Agu. 2, 2026

PT Unilever Indonesia Tbk dikabarkan akan mendivestasi merek Royco menyusul rencana pelepasan bisnis kecap Bango. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi global perseroan untuk lebih fokus pada sektor kecantikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga.

Laba Unilever Tertekan Biaya Bahan Baku, Analis Sarankan Hold

Laba Unilever Tertekan Biaya Bahan Baku, Analis Sarankan Hold

Jul. 29, 2026

Unilever Indonesia mencatatkan lonjakan volume penjualan pada semester I 2026, namun kenaikan harga bahan baku menekan margin laba perusahaan. Akibat kondisi tersebut, analis merekomendasikan untuk menahan saham UNVR dengan target harga Rp 2.100 per lembar.

Faktor Utama yang Mendorong Kinerja Moncer Unilever di Semester I-2026

Faktor Utama yang Mendorong Kinerja Moncer Unilever di Semester I-2026

Jul. 28, 2026

Unilever Indonesia mencatatkan kinerja positif pada semester I-2026 dengan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 7,1 persen dan laba bersih naik 10,2 persen. Pencapaian ini diraih berkat strategi transformasi bisnis yang solid serta penguatan fundamental perusahaan secara berkelanjutan.

Harga Saham Blue Chip Masih Tertahan Meski Sudah Di-buyback

Harga Saham Blue Chip Masih Tertahan Meski Sudah Di-buyback

Jul. 17, 2026

PT Unilever Indonesia Tbk telah merealisasikan buyback saham senilai Rp 285,05 miliar, namun aksi korporasi ini belum mampu mendongkrak harga saham UNVR yang masih tertekan. Meski telah menyerap ratusan miliar rupiah, pergerakan saham emiten ini masih stagnan di tengah penantian investor akan kat...

Realisasikan Buyback Rp 285 Miliar, UNVR Baru Serap 14% Dana

Realisasikan Buyback Rp 285 Miliar, UNVR Baru Serap 14% Dana

Jul. 16, 2026

PT Unilever Indonesia Tbk telah merealisasikan pembelian kembali saham senilai Rp285,05 miliar atau 14 persen dari total plafon anggaran Rp2 triliun. Aksi korporasi ini dilakukan menggunakan kas internal perusahaan dan tidak mengganggu stabilitas operasional maupun keuangan perseroan.