Sumatera Selatan – Kabar baik bagi dunia pendidikan di Sumatera Selatan. PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya membangun Sekolah Rakyat (SR) dengan nilai kontrak mencapai Rp 719,25 miliar.
Sarana pendidikan ini akan dibangun di tiga kabupaten: Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang. Targetnya, seluruh bangunan rampung tahun depan.
Proyek ini menjadi bukti komitmen Waskita Karya dalam mendukung program pemerintah, khususnya pengentasan kemiskinan. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko.
Pembangunan SR di Sumatera Selatan ini akan menjadi proyek keempat yang dikerjakan Waskita Karya.
Sebelumnya, pada pertengahan November lalu, Waskita Karya meraih kontrak pembangunan sekolah rakyat di lima kabupaten di Sulawesi Selatan senilai Rp1,23 triliun.
Pada bulan Desember, perusahaan berkode saham WSKT ini juga dipercaya membangun sekolah rakyat di empat kabupaten dan satu kota di Jawa Timur, dengan total nilai mencapai Rp 1,16 triliun. Perseroan juga mengerjakan proyek serupa di tiga lokasi di Aceh dengan nilai kontrak Rp 757,05 miliar.
Waskita Karya berjanji mempercepat pengerjaan proyek di Sumatera Selatan dengan tetap memperhatikan standar mutu.
Keamanan dan kenyamanan pengguna fasilitas menjadi prioritas utama.
“Kami juga memastikan bangunan menggunakan material ramah lingkungan serta metode kerja yang memperhatikan keselamatan dan efisiensi. Sejalan dengan prinsip konstruksi berkelanjutan yang mendukung komitmen ESG (Enviromental, Social, and Governance),” ujar Paulus.
Waskita nantinya mengerjakan gedung sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, akan dibangun juga asrama siswa, asrama guru, kantin, gedung serbaguna, serta sarana ibadah dan olahraga.

























