5 Sekuritas Terbaik Berizin OJK untuk Investasi Saham Tahun 2026

Kholida Rahman

5 Sekuritas Terbaik Berizin OJK untuk Investasi Saham Tahun 2026

Jakarta – Keamanan aset investor dalam transaksi saham di Indonesia sangat bergantung pada legalitas perusahaan sekuritas yang menjadi perantara di Bursa Efek Indonesia (BEI), bukan sekadar popularitas aplikasi yang digunakan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan bahwa setiap aplikasi trading hanyalah antarmuka, sementara eksekusi transaksi tetap dilakukan oleh Perusahaan Efek yang memiliki izin resmi sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE).

Ketidakpahaman investor mengenai perbedaan antara penyedia platform dan perusahaan sekuritas sering kali dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menawarkan investasi bodong.

Oleh karena itu, status keanggotaan aktif di BEI dan kepatuhan terhadap Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) menjadi indikator utama kesehatan keuangan perusahaan sekuritas.

Beberapa perusahaan sekuritas resmi yang diawasi OJK antara lain PT Pluang Maju Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Stockbit Sekuritas Digital, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Masing-masing sekuritas menawarkan keunggulan berbeda, mulai dari integrasi teknologi hingga kedalaman riset pasar.

Pluang, misalnya, mengintegrasikan akses pasar lokal dan global dengan dukungan teknologi riset Aura AI serta akses ke ribuan produk multi-aset.

Sementara itu, IPOT fokus pada riset saham domestik, Stockbit menonjolkan kekuatan komunitas investor, Mandiri Sekuritas menawarkan integrasi dengan perbankan, dan Mirae Asset mengedepankan riset global.

Jason Gozali, WPPE, WPEE selaku Co-Head of Investment Research Pluang, menyoroti pentingnya akses informasi yang merata bagi investor di seluruh papan bursa.

“Riset yang baik tidak boleh berhenti di emiten indeks utama. Investor berhak atas informasi yang memadai untuk seluruh papan bursa,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pluang, Senin (3/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Investor Day 2026 di Gedung BEI, di mana Pluang berkomitmen memperluas cakupan riset hingga ke emiten yang belum banyak mendapat eksposur.

Untuk memastikan keamanan dana, nasabah wajib memastikan bahwa uang mereka tersimpan dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) yang terdaftar di KSEI.

RDN secara struktural terpisah dari kas operasional sekuritas, sehingga dana tetap aman meski terjadi permasalahan operasional pada perusahaan efek terkait.

Calon investor disarankan selalu memverifikasi nama Perusahaan Efek melalui situs resmi OJK sebelum melakukan pembukaan rekening.

Ciri sekuritas yang layak dipercaya mencakup laporan MKBD yang dapat diverifikasi, keanggotaan aktif di bursa, transparansi struktur biaya, serta ketersediaan alat bantu riset yang memadai.

Sebagai acuan umum, biaya transaksi saham biasanya berada di kisaran 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual, di mana selisih 0,1% pada biaya jual merupakan komponen Pajak Penghasilan (PPh) Final.

Investor pemula disarankan memilih sekuritas yang menawarkan proses KYC digital penuh dan syarat modal awal yang terjangkau agar proses investasi menjadi lebih efisien.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar