Asing Borong Saham Rp 1,24 Triliun, Cek Daftar Incaran Hari Ini

Ikhwan Setiawan

Asing Borong Saham Rp 1,24 Triliun, Cek Daftar Incaran Hari Ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa impresif pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (7/8/2026), dengan reli kenaikan signifikan.

Indeks ditutup melonjak sebesar 1,04 persen atau menguat 65,94 poin menuju level 6.409,65.

Dinamika pasar saham domestik sepanjang hari itu didorong oleh aksi beli masif dari investor asing.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, akumulasi kenaikan IHSG selama sepekan perdagangan tercatat menembus angka 2,78 persen.

Sepanjang sesi perdagangan hari Jumat, IHSG konsisten bergerak di zona hijau.

Indeks sempat menyentuh level terendah di angka 6.347 sebelum akhirnya ditutup pada posisi tertingginya di 6.409.

Aktivitas perdagangan terlihat sangat aktif dengan total volume saham yang berpindah tangan mencapai 38,06 miliar lembar.

Nilai transaksi harian di bursa tercatat cukup fantastis, yakni menyentuh angka Rp 16,46 triliun.

Partisipasi investor dalam pasar saham menunjukkan optimisme yang meluas di akhir pekan ini.

Terdapat sebanyak 355 saham yang berhasil mencatatkan penguatan nilai.

Sementara itu, sebanyak 235 saham lainnya mengalami tekanan koreksi atau melemah.

Sebanyak 203 saham sisanya terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan sebelumnya.

Katalis utama penguatan IHSG kali ini adalah aliran modal masuk dari investor asing yang mencapai angka jumbo.

Investor asing mencatatkan nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp 1,24 triliun di seluruh pasar pada perdagangan hari Jumat.

Sektor perbankan dan energi menjadi sasaran utama akumulasi beli oleh pelaku pasar asing.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin daftar saham dengan nilai net buy asing terbesar, yakni mencapai Rp 506,88 miliar.

Posisi kedua ditempati oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai pembelian bersih sebesar Rp 275,85 miliar.

Selanjutnya, saham sektor pertambangan logam yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan nilai net buy Rp 147,37 miliar.

PT Timah Tbk (TINS) juga banyak diborong oleh investor asing dengan nilai mencapai Rp 132,01 miliar.

Di urutan kelima, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menarik minat asing dengan nilai beli bersih Rp 120,51 miliar.

Daftar sepuluh saham dengan net buy asing terbesar juga mencakup PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp 80,96 miliar.

Kemudian diikuti oleh PT Indosat Tbk (ISAT) dengan nilai Rp 63,46 miliar.

Selanjutnya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatatkan nilai beli bersih Rp 43,09 miliar.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyusul dengan nilai Rp 38,62 miliar.

Terakhir, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melengkapi daftar sepuluh besar dengan nilai net buy sebesar Rp 32,2 miliar.

Lonjakan ini menandai sentimen positif yang kuat di pasar modal Indonesia menjelang akhir pekan.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar