Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan akhir pekan ini dengan performa positif melalui penguatan sebesar 0,71 persen ke posisi 6.388 pada sesi pertama, Jumat (7/8/2026).
Sentimen pasar domestik tampak cukup kuat di tengah dinamika bursa regional Asia.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 338 saham berhasil mencatatkan kenaikan nilai.
Sebaliknya, 247 saham terpantau mengalami koreksi dan 204 saham lainnya cenderung stagnan.
Aktivitas investor asing menjadi salah satu motor penggerak utama pada sesi kali ini.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing membukukan nilai beli bersih atau net foreign buy senilai Rp 343,13 miliar.
Total nilai transaksi beli oleh asing mencapai Rp 2,64 triliun, sementara aksi jual asing tercatat sebesar Rp 2,29 triliun.
Meski terjadi arus masuk modal asing, beberapa saham berkapitalisasi besar justru menjadi sasaran aksi jual.
Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) memimpin daftar jual asing dengan nilai transaksi mencapai Rp 47,72 miliar.
Selanjutnya, investor asing juga melepas saham PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 32,50 miliar.
Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) turut mencatatkan nilai jual bersih asing sebesar Rp 21,23 miliar.
Secara keseluruhan, total nilai transaksi saham hingga jeda siang mencapai Rp 8,76 triliun.
Volume perdagangan tercatat berada di angka 23,50 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,31 juta kali.
Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi pertama hari ini tercatat mencapai Rp 11.193 triliun.
Pergerakan indeks didukung oleh dominasi sektor di zona hijau.
Dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI, sepuluh di antaranya berhasil mencatatkan penguatan.
Sektor infrastruktur memimpin kenaikan dengan pertumbuhan mencapai 2,14 persen.
Kenaikan tersebut salah satunya didorong oleh saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang menguat 2,26 persen ke level Rp 2.710.
Kondisi pasar saham domestik ini searah dengan mayoritas bursa utama di kawasan Asia.
Indeks Hang Seng tercatat naik 0,15 persen, sementara Shanghai Composite tumbuh 0,58 persen.
Indeks Straits Times juga menunjukkan penguatan sebesar 0,93 persen.
Namun, tren berbeda terjadi pada indeks Nikkei yang terkoreksi 0,41 persen.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan atau top gainers pada sesi pagi.
PT Indosat Tbk (ISAT) memimpin dengan kenaikan 16,32 persen ke harga Rp 2.210.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyusul dengan penguatan 9,68 persen ke level Rp 68.
PT Indika Energy Tbk (INDY) juga mencatatkan kenaikan 6,27 persen ke posisi Rp 2.710.
Di sisi lain, daftar top losers diisi oleh PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang turun 8,73 persen ke Rp 575.
PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) melemah 5,03 persen ke level Rp 151.
Terakhir, PT Niramas Utama Tbk (JWLI) tertekan 1,47 persen ke harga Rp 670.






















