Jakarta – Aksi borong Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh warga Australia viral di media sosial. Kekhawatiran krisis energi memicu panic buying di Negeri Kanguru.
Video yang beredar luas memperlihatkan seorang pengendara di Gold Coast mengisi BBM ke banyak jeriken hingga memenuhi bagasi mobilnya. Aksi ini direkam oleh kreator konten Willem Ungermann.
Dalam video tersebut, Ungermann terdengar berteriak kepada pengendara yang tidak dikenal itu. “Hei, kamu masih menyisakan untuk saya tidak? Jangan ambil semua BBM-nya!”
Fenomena ini menandai kembalinya perilaku panic buying di Australia. Masyarakat khawatir akan ketersediaan BBM, meski pemerintah telah berulang kali menyatakan pasokan aman.
Pengamat dari UNSW Business School, Profesor Nitika Garg, menilai panic buying ini lebih dipicu oleh persepsi dan ketidakpastian. “Masyarakat tidak tahu apa yang sedang terjadi, sehingga mereka berusaha melindungi diri,” ujarnya, seperti dilansir news.com.au.
Menurutnya, perilaku ini bisa menular dengan cepat. “Ada rasa takut kehabisan. Ketika melihat orang lain melakukan hal itu, situasinya bisa cepat membesar,” kata Garg.
Ekonom UNSW, Timothy Neal, menambahkan bahwa panic buying bisa dianggap rasional jika masyarakat percaya orang lain juga akan melakukan hal yang sama.
Selain ketidakpastian, lonjakan harga BBM juga mendorong penimbunan. Harga di kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne mendekati 3 dolar Australia per liter dan berpotensi naik hingga 4 dolar Australia.
Akibatnya, lebih dari 500 SPBU di Australia dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis BBM. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dijadwalkan menggelar rapat darurat kabinet nasional untuk membahas langkah lanjutan, termasuk opsi penghematan energi.
Oposisi mendesak pemerintah untuk segera menerapkan pembatasan distribusi BBM. Namun, pemerintah masih memprioritaskan upaya menjaga pasokan.
“Perencanaan jauh lebih baik daripada kepanikan,” kata politisi Barnaby Joyce.






















