Padang – Dinas Pertanian Kota Padang menargetkan penyaluran 3.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) rampung sepenuhnya pada September 2026 mendatang.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga produktivitas sektor peternakan sekaligus melindungi ekonomi peternak lokal dari ancaman virus PMK.
Memasuki tahap kedua pada Rabu (1/7/2026), pemerintah daerah telah menyiapkan 700 dosis vaksin gratis bagi hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengungkapkan bahwa hingga awal Juli ini, sebanyak 1.300 dosis telah berhasil disuntikkan di 10 kecamatan.
“Hingga awal Juli 2026, realisasi vaksinasi telah mencapai 1.300 dosis yang tersebar di 10 kecamatan,” ujar Yoice.
Satu-satunya wilayah yang tidak tersentuh program ini adalah Kecamatan Padang Barat karena tidak memiliki populasi ternak sapi.
Dalam pelaksanaannya, tim dokter hewan dari Bidang Kesehatan Hewan dan Puskeswan memprioritaskan sapi betina untuk menjaga keberlangsungan populasi.
“Fokus utama memang sapi betina, namun sapi jantan tetap bisa divaksin selama tidak mendekati masa pemotongan kurban,” jelasnya.
Pemerintah menekankan bahwa syarat mutlak pemberian vaksin adalah kondisi hewan harus dalam keadaan sehat.
Peternak yang ingin mendapatkan layanan ini diminta segera mendaftar dengan membawa identitas diri karena kuota yang tersedia terbatas.
Yoice menegaskan bahwa vaksinasi terbukti efektif meningkatkan imunitas ternak dan menekan angka kematian akibat virus.
“Kami mengimbau peternak agar tidak takut memvaksin ternaknya karena ini akan mempercepat proses pemulihan jika ternak terpapar virus,” tambah Yoice.





















