BMHS Catatkan Pertumbuhan Laba Bersih 57 Persen Sepanjang 2025

persen

Jakarta – PT Bundamedik Tbk (BMHS) membidik target ambisius dengan rencana penambahan kapasitas hingga 1.000 tempat tidur rumah sakit pada akhir 2028. Langkah strategis ini diambil menyusul keberhasilan perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, termasuk lonjakan laba bersih sebesar 57% menjadi Rp29,7 miliar.

Direktur Utama PT Bundamedik Tbk, Agus Heru Darjono, menyatakan bahwa pertumbuhan laba tersebut merupakan buah dari kedisiplinan perusahaan dalam mengeksekusi strategi efisiensi operasional dan ekspansi layanan kompleks. “Kami berhasil menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas di tengah dinamika industri yang terus berkembang,” ujarnya.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, perseroan memaparkan bahwa EBITDA perusahaan juga tumbuh 9% secara tahunan (YoY) menjadi Rp242 miliar. Selain membahas laporan keuangan, RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih, penunjukan auditor untuk tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi bagi jajaran direksi dan komisaris.

Ekspansi BMHS ke depan diperkuat melalui kemitraan strategis, salah satunya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Sinar Medika Langgeng pada April 2026. Kerja sama ini bertujuan membangun rumah sakit berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD yang akan fokus pada layanan fertilitas, kesehatan wanita, anak, serta bedah canggih untuk mendukung medical tourism.

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, menegaskan bahwa inovasi klinis dan pengembangan kapabilitas medis menjadi fondasi utama perusahaan. “Kami akan terus memperluas akses layanan kesehatan berkualitas dan memperkuat ekosistem BMHS Group untuk memberikan dampak nyata bagi keluarga Indonesia,” tuturnya.

Kinerja positif perseroan sepanjang 2025 juga didorong oleh performa anak usaha. Morula IVF tetap mendominasi pasar fertilitas nasional dengan pangsa pasar 41%, sementara Diagnos Laboratorium mencatat lonjakan volume tes sebesar 47% pada kuartal keempat 2025.

Selain aspek finansial, BMHS mencatatkan perbaikan signifikan dalam manajemen sumber daya manusia. Tingkat perputaran karyawan (turnover) berhasil ditekan dari 17,7% pada 2024 menjadi 13,3% pada 2025. Hal ini mencerminkan penguatan budaya kerja di dalam ekosistem perusahaan yang telah berdiri selama lebih dari 53 tahun tersebut.

Rekomendasi