Jakarta – Ancaman penyakit kronis kini mulai menyasar kelompok usia produktif di Indonesia, sehingga BPJS Kesehatan mengintensifkan kampanye gaya hidup sehat melalui ajang Health Fun Run di Gelora Bung Karno, Minggu (28/6).
Data BPJS Kesehatan mencatat lebih dari 400 ribu peserta di bawah usia 45 tahun telah terdiagnosis diabetes melitus.
Selain itu, terdapat lebih dari satu juta peserta pada rentang usia yang sama yang mengidap hipertensi.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa fenomena ini menjadi alarm keras bagi generasi muda.
“Penyakit kronis tidak lagi hanya dialami kelompok lanjut usia, tetapi juga mengancam generasi muda dan usia produktif,” ujar Pujo di Jakarta.
Pujo menekankan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari jaminan saat masyarakat sakit.
Menurutnya, keberhasilan sejati adalah ketika masyarakat mampu mencegah risiko penyakit sejak dini melalui kesadaran menjaga kesehatan.
“Kami terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” tambahnya.
Hingga 1 Juni 2026, BPJS Kesehatan telah mencakup lebih dari 285 juta peserta atau 98 persen penduduk Indonesia.
Capaian ini didukung oleh jaringan 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama.
Pada tahun 2025, sebanyak 79 juta peserta telah mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan untuk mendeteksi dini risiko penyakit.
Hasilnya, sekitar 23 juta peserta teridentifikasi berisiko hipertensi dan 17 juta lainnya berisiko diabetes melitus.
BPJS Kesehatan kini mendorong penerapan perilaku hidup sehat melalui program Prolanis Muda dan edukasi berkelanjutan.
Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut hadir memberikan dukungan.
Raffi mengajak generasi muda untuk tidak menunda kebiasaan hidup sehat seperti rutin berolahraga dan menjaga pola makan.
“Sehat itu mahal, jadi kita harus jaga kesehatan sejak dini,” tegas Raffi.
Ia menambahkan bahwa niat untuk hidup sehat harus dimulai dari hati dan pola pikir yang kuat.
Melalui semangat gotong royong, BPJS Kesehatan optimistis dapat mewujudkan generasi yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.





















