Budidaya Jangkrik di Depok Raup Omzet Jutaan Rupiah Per Hari

Budidaya cacing tanah jadi peluang bisnis menjanjikan dengan proses mudah, media sederhana, dan permintaan tinggi untuk pakan ternak serta bahan industri farmasi, sambil mengolah limbah organik.

Ikhwan Setiawan

foto:-kampung-jangkrik-depok-cetak-omzet-rp1,2-juta-sehari
FOTO: Kampung Jangkrik Depok Cetak Omzet Rp1,2 Juta Sehari

Jakarta – Budidaya cacing tanah kini menjadi peluang bisnis menjanjikan yang mampu mendulang keuntungan ekonomi bagi masyarakat.

Usaha ini semakin diminati karena proses pemeliharaannya yang relatif mudah dan tidak membutuhkan lahan yang luas.

Para peternak memanfaatkan media kotak kayu sebagai tempat pengembangbiakan cacing secara intensif.

Pakan yang digunakan pun cukup sederhana, yakni berupa limbah organik atau dedaunan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan.

Seorang peternak mengungkapkan bahwa permintaan pasar terhadap cacing tanah terus mengalami peningkatan.

“Permintaan cacing tanah sangat tinggi, terutama untuk kebutuhan pakan ternak dan bahan baku industri farmasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan dalam budidaya ini terletak pada konsistensi menjaga kelembapan media tanah.

Selain bernilai ekonomis, budidaya cacing tanah juga berperan penting dalam pengolahan limbah organik menjadi pupuk kascing yang kaya nutrisi.

Kini, banyak warga mulai melirik sektor ini sebagai sumber penghasilan tambahan yang stabil di tengah tantangan ekonomi.

Rekomendasi