Tokyo – Optimisme publik terhadap performa tim nasional sepak bola Jepang di ajang internasional diprediksi akan memicu lonjakan keuntungan bagi sejumlah sektor bisnis domestik. Investor kini mulai membidik saham-saham perusahaan yang terafiliasi dengan industri penyiaran, gaya hidup, hingga produk olahraga, seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat jelang turnamen sepak bola mendatang.
Kepala Analis Pasar Monex Inc., Takaaki Yoshino, menyatakan bahwa proyeksi keberhasilan Jepang dalam melewati babak penyisihan grup menjadi katalis utama bagi peningkatan jumlah penonton. Tren ini diprediksi akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi penyedia layanan streaming dan media penyiaran. Mengingat pola konsumsi masyarakat saat ini, perusahaan seperti CyberAgent yang mengoperasikan platform Abema diyakini akan mengalami peningkatan trafik yang tajam, serupa dengan kesuksesan platform tersebut pada Piala Dunia 2022.
Dari sisi hak siar, raksasa periklanan Dentsu dilaporkan telah mengalokasikan investasi hingga 35 miliar yen atau setara dengan 218 juta dolar AS untuk mengamankan hak siar di Jepang. Hak tersebut nantinya akan dilisensikan kembali ke berbagai stasiun televisi lokal, menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan antara pemegang hak siar dan pemirsa di rumah.
Sektor konsumsi dan hiburan juga diprediksi akan mendapatkan berkah. Perusahaan bir papan atas seperti Asahi Group Holdings Ltd. dan Kirin, yang memiliki kemitraan strategis dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang, diperkirakan akan mencatat kenaikan penjualan seiring dengan maraknya kegiatan nonton bareng di berbagai tempat. Senada dengan hal tersebut, jaringan pub Hub telah menyiapkan strategi komersial dengan paket nonton bareng khusus seharga 4.000 yen per orang untuk menarik minat penggemar sepak bola.
Ekonom Daiwa Securities Co., Yuutaro Suzuki, menambahkan bahwa minat beli investor kemungkinan akan terkonsentrasi pada sektor-sektor spesifik. Selain industri makanan dan minuman, perusahaan peralatan olahraga seperti Mizuno Corp. dan Asics Corp. diproyeksikan akan diuntungkan oleh meningkatnya gaya hidup aktif serta tren penggunaan atribut olahraga di kalangan pendukung tim nasional.
Potensi keuntungan juga meluas ke sektor hiburan digital. Konami, perusahaan yang memiliki kemitraan dengan FIFA melalui pengembangan game eFootball, dipandang sebagai entitas yang memiliki kaitan erat dengan antusiasme sepak bola. Hideyuki Suzuki, general manager di SBI Securities Co., menyebut Konami sebagai perusahaan yang secara langsung diuntungkan oleh meningkatnya minat pada esports sepak bola.
Meskipun demikian, para analis mengingatkan bahwa reli saham ini kemungkinan bersifat sektoral dan tidak meluas ke seluruh pasar, mengingat fokus investor saat ini masih terkunci pada saham-saham sektor teknologi seperti produsen chip dan kecerdasan buatan. Namun, performa cemerlang tim Samurai Blue di lapangan dipandang mampu memberikan stimulus jangka panjang bagi ekosistem liga sepak bola domestik, J.League. Hal ini berpotensi memberikan keuntungan berkelanjutan bagi mitra afiliasi seperti Rakuten Group Inc. dan Fast Retailing Co., pemilik jaringan ritel Uniqlo, yang selama ini menjadi pendukung utama industri sepak bola di Jepang.























