Jakarta – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) resmi mengalokasikan dividen tunai senilai Rp 3 miliar bagi para pemegang saham.
Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025.
Langkah pembagian dividen ini menjadi bentuk kompensasi atas dukungan investor terhadap kinerja perseroan.
“Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada HUMI,” ujar Direktur Utama Humpuss Maritim Internasional, Ari Askhara, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).
Manajemen perusahaan kini memilih untuk menyeimbangkan antara apresiasi pemegang saham dengan ekspansi bisnis.
Sebagian besar sumber daya finansial perusahaan diprioritaskan untuk penguatan kapasitas operasional melalui investasi produktif.
Strategi ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan telah merealisasikan penambahan enam armada kapal baru.
Langkah strategis ini memberikan dampak signifikan terhadap posisi aset perusahaan di pasar.
Total aset emiten pelayaran tersebut tercatat mengalami kenaikan sebesar 15,18 persen.
Nilai aset perusahaan kini berada di angka US$ 346,16 juta, meningkat dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar US$ 300,53 juta.
Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar US$ 128,15 juta sepanjang tahun 2025.
Sementara itu, laba bersih yang berhasil dibukukan mencapai US$ 3,21 juta.
Manajemen menyadari bahwa serangkaian investasi yang dilakukan memberikan beban akuntansi tersendiri.
“Kami melihat 2025 sebagai tahun membangun fondasi,” ungkap Ari.
Ia menambahkan bahwa penambahan armada dan investasi produktif memang meningkatkan beban akuntansi pada jangka pendek.
Namun, perusahaan tetap optimistis dengan prospek pertumbuhan di masa mendatang.
Penambahan aset produktif dinilai krusial untuk memperbesar kapasitas operasional perusahaan.
Langkah ini juga diproyeksikan mampu memperluas peluang pasar bagi layanan pelayaran perseroan.
Selain itu, investasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan yang lebih stabil.
Manajemen menargetkan penguatan arus kas yang lebih solid sebagai dampak dari efisiensi dan ekspansi armada yang telah dilakukan.
Dengan fondasi yang telah dibangun sepanjang 2025, perusahaan kini memfokuskan diri pada optimalisasi aset untuk mendongkrak profitabilitas.
Seluruh langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya menjaga daya saing HUMI di industri pelayaran nasional maupun internasional.





















