Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur untuk Siswa SD/MI

persen

payakumbuh-dorong-budaya-baca-sejak-dini-lewat-lomba-bertutur-sd/mi-2026
Payakumbuh Dorong Budaya Baca Sejak Dini Lewat Lomba Bertutur SD/MI 2026

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat gerakan literasi di kalangan pelajar sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah melalui Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh tahun 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu dibuka di Aula Perpustakaan Daerah, Selasa (5/5/2026).

Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia mengatakan lomba bertutur menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan membaca.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Eni menegaskan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk pola pikir kritis serta karakter generasi muda.

Lomba bertema “Panggung Para Bintang Bercerita” itu menampilkan cerita kepahlawanan dan legenda rakyat Sumatera Barat. Puluhan siswa dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.

Panitia mencatat sebanyak 48 siswa dari SD/MI negeri dan swasta mengikuti lomba. Tingginya partisipasi itu menunjukkan besarnya dukungan sekolah terhadap penguatan literasi berbasis budaya lokal.

Wakil Bunda Literasi Payakumbuh, Ny. Yeni Elzadaswarman, yang turut hadir dalam pembukaan, menyebut cerita rakyat yang dibawakan para peserta bukan sekadar hiburan.

“Cerita rakyat yang dibawakan anak-anak tidak sekadar hiburan, tetapi juga sarat nilai moral dan pendidikan karakter,” katanya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menempatkan lomba ini sebagai bagian dari strategi membangun masyarakat literat sekaligus menggali kemampuan anak dalam seni bertutur.

Tiga akademisi dari ISI Padang Panjang didapuk sebagai dewan juri. Mereka menilai peserta dari sejumlah aspek, mulai dari penguasaan materi, ekspresi, hingga teknik bercerita.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara baik.

“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan dengan baik,” ujarnya.

Lomba bertutur itu berlangsung selama dua hari, 5-6 Mei 2026. Panitia menyiapkan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang, dengan juara I sebesar Rp5 juta, juara II Rp4 juta, juara III Rp3 juta, serta hadiah untuk juara harapan.

Erwan menambahkan, keberhasilan kegiatan ini bergantung pada dukungan semua pihak. Ia optimistis lomba bertutur dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan minat baca dan literasi anak-anak di Payakumbuh.

“Dukungan semua pihak menjadi kunci sukses kegiatan ini. Kami optimistis lomba bertutur dapat menjadi langkah dalam meningkatkan minat baca dan literasi anak-anak di Payakumbuh,” pungkasnya.

Rekomendasi