Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu pagi di tengah sikap berhati-hati pelaku pasar. Investor saat ini tengah menanti pengumuman kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang memicu ketidakpastian di pasar global.

Bursa Asia Bergerak Variatif, Mayoritas Indeks Menguat di Awal Perdagangan
Indeks bursa Wall Street tertekan akibat lonjakan imbal hasil obligasi AS dan kekhawatiran investor jelang keputusan suku bunga The Fed pekan ini. Pasar masih menanti kejelasan kebijakan moneter di tengah berbagai sentimen negatif makroekonomi dan ketegangan geopolitik yang memicu volatilitas.

Wall Street Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Yield Treasury Melonjak
IHSG diprediksi masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini akibat sentimen negatif bursa global dan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Simak analisis teknikal serta rekomendasi saham pilihan untuk mencermati peluang di tengah tren konsolidasi pasar.

IHSG Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham Analis Hari Ini
Meskipun kinerja keuangan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melonjak tajam dengan laba bersih naik 340%, harga sahamnya justru terkoreksi signifikan sejak awal tahun. Kondisi ini membuat analis merekomendasikan beli saham INET dengan target harga Rp 400 karena valuasi yang dinilai menarik.

















