Ekspor minyak mentah Arab Saudi naik 3,3 persen menjadi 4,125 juta barel per hari pada Juli 2026, mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Meski pasokan meningkat, risiko geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi ancaman utama bagi stabilitas distribusi energi global ke depan.