Harga Minyak Brent Turun ke US$ 78 per Barel

Harga Minyak Brent Turun ke US$ 78 per Barel

Agu. 5, 2026

Harga minyak Brent turun ke level US$ 78 per barel seiring menguatnya optimisme pasar terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Penurunan ini dipicu oleh kemajuan negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran serta peningkatan stok minyak mentah di Amerika Serikat.

Ketegangan AS-Iran Tekan Wall Street, Saham Sektor Chip Melemah

Ketegangan AS-Iran Tekan Wall Street, Saham Sektor Chip Melemah

Jul. 14, 2026

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memicu volatilitas di Wall Street, menyebabkan indeks S&P 500 dan Nasdaq melemah. Lonjakan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz turut menekan saham sektor teknologi, terutama produsen semikonduktor yang mengalami aksi jual cukup agresif.

Wall Street Beragam, Ancaman Serangan ke Iran Bayangi Pasar Global

Wall Street Beragam, Ancaman Serangan ke Iran Bayangi Pasar Global

Jul. 9, 2026

Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi setelah pernyataan Presiden AS mengenai berakhirnya potensi kesepakatan damai dengan Iran memicu ketidakpastian geopolitik. Kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timur Tengah turut mendorong lonjakan harga minyak dan menekan pasar saham global.

Pernyataan Trump Soal Iran Picu Pelemahan Pasar Saham AS

Pernyataan Trump Soal Iran Picu Pelemahan Pasar Saham AS

Jul. 8, 2026

Wall Street dibuka melemah setelah Presiden Donald Trump menyatakan berakhirnya kesepakatan sementara dengan Iran. Ketegangan geopolitik ini memicu kekhawatiran investor dan kenaikan harga minyak, yang turut menekan performa bursa saham Amerika Serikat.