Grup Djarum milik keluarga Hartono terus memperluas diversifikasi bisnisnya ke sektor perbankan, teknologi, hingga ekonomi digital. Meski melakukan ekspansi internasional, manajemen menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi pusat gravitasi utama bagi seluruh investasi dan aset strategis mereka.

Menakar Arah Strategis Ekspansi Gurita Bisnis Keluarga Hartono
Wall Street mencatatkan reli signifikan yang dipicu oleh lonjakan saham teknologi berbasis AI, dengan Nasdaq berhasil mencetak rekor penutupan baru. Penguatan pasar ini juga didorong oleh penurunan harga minyak global serta melandainya imbal hasil obligasi Treasury.

Wall Street Menguat Didorong Saham AI dan Penurunan Harga Minyak
Lonjakan harga minyak mentah dan naphtha menekan margin produksi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Meski menghadapi tantangan biaya bahan baku, analis merekomendasikan trading buy untuk saham TPIA dengan target harga Rp 2.000 hingga Rp 2.080 berkat sinyal teknikal bullish dan diversifikasi bisnis.

Simak Rekomendasi Saham Chandra Asri (TPIA) di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Dua direktur PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) mencatatkan keuntungan instan sebesar 367,5% setelah membeli saham perusahaan di harga Rp200 per lembar. Transaksi yang jauh di bawah harga pasar tersebut memberikan keuntungan signifikan bagi manajemen dalam hitungan hari.

















