Win&Co Group Kantongi Restu Rights Issue, Siap Ekspansi Bisnis Kakao

persen

Jakarta – PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group bersiap melakukan ekspansi bisnis secara agresif setelah resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau rights issue. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada 17 April 2026.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 10,67 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per lembar. Selain itu, perusahaan juga akan menerbitkan waran hingga maksimal 35% dari total saham beredar untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus menarik minat investor.

Direktur Utama Win&Co Group, Sugianto Soenario, menyatakan bahwa restu ini merupakan langkah krusial untuk mempercepat fase pertumbuhan perusahaan. Aksi ini diambil setelah kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan pemulihan signifikan, yang puncaknya terlihat pada lonjakan penjualan sebesar 40% di kuartal IV-2025 dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan kinerja tersebut didorong oleh performa kuat pada segmen business-to-business (B2B), khususnya produk kakao olahan dan bahan baku. Selain itu, lini produk ritel mulai memberikan kontribusi positif berkat inovasi produk berbasis cokelat dan kemitraan strategis yang berjalan efektif.

Win&Co optimistis dapat menangkap peluang pasar yang terus berkembang. Berdasarkan proyeksi, industri kakao dan cokelat global diperkirakan tumbuh 4,9% hingga 2034, sementara pasar bahan baku kakao di Indonesia diprediksi meningkat sekitar 6% hingga 2031. Tren konsumsi cokelat serta posisi Indonesia sebagai produsen olahan kakao terbesar keempat dunia menjadi katalis utama bagi perusahaan.

Dana segar yang dihimpun nantinya akan difokuskan pada tiga pilar strategis, yakni penguatan bisnis kakao olahan, pengembangan produk konsumen, serta potensi akuisisi strategis. Melalui langkah ini, Win&Co membidik posisi yang lebih kompetitif dalam memperluas jangkauan pasar, baik di level domestik maupun internasional.

Rekomendasi