Lembah Anai – Kabar baik datang dari Lembah Anai, Sumatera Barat. Jalan yang sempat putus akibat banjir bandang kini mulai bisa dilalui kendaraan roda dua.
Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian dan penghubung utama antara Sumatera Barat dan Riau.
Pembukaan jalan sementara ini merupakan respons cepat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) terhadap dampak bencana.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan kabar gembira ini secara virtual kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal ini disampaikannya di sela peninjauan langsung penggunaan perdana jalan sementara tersebut.
Eka Putra mengapresiasi gerak cepat pemerintah pusat. Ia menargetkan jalan dapat dilalui semua jenis kendaraan dalam dua minggu ke depan, sesuai arahan Menko AHY.
“Alhamdulillah upaya dan kerja keras beberapa hari ini akhirnya jalan ini sudah bisa dilewati kendaraan roda 2, terima kasih Pak Menko,” ujar Eka Putra.
Bupati Eka Putra menekankan betapa vitalnya jalan ini sebagai penghubung utama Padang, Padang Panjang, Tanah Datar, Bukittinggi, Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Bangkinang, hingga Pekanbaru.
Terputusnya jalan ini sangat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Akses sementara ini diberlakukan terbatas untuk kendaraan roda dua selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Desember 2025, pada pukul 06.00-08.00 WIB dan 16.30-18.30 WIB.
Pemberlakuan jam akses ini dapat ditutup kembali jika cuaca tidak mendukung.
Dalam peninjauan perdana tersebut, Bupati Eka Putra didampingi oleh Dandim 0307 TD, Kapolres Padang Panjang, PPK 1 BPJN Sumatera Barat Noor Arias Syamsul, serta rombongan lainnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen atas dukungan dan doa sehingga seluruh proses berjalan lancar.























