Mendiktisaintek Minta Kampus Beri Dosen WFH Sehari

persen

mendiktisaintek-dorong-perguruan-tinggi-berikan-dosen-satu-hari-wfh-untuk-efisiensi-kerja
Mendiktisaintek Dorong Perguruan Tinggi Berikan Dosen Satu Hari WFH untuk Efisiensi Kerja

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengimbau seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan jatah work from home (WFH) satu hari dalam seminggu bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan pendidikan tinggi.

“Kita mendorong kampus, meminta kampus melakukan pemilihan, evaluasi untuk tendik ya itu bisa dilakukan proses satu hari WFH dalam satu minggu,” ujar Menteri Brian, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (16/5/2024).

Menteri Brian menambahkan, perkuliahan jarak jauh (PJJ) atau hybrid menjadi salah satu cara agar pekerjaan akademik lebih efisien, dengan tetap memperhatikan kualitas pembelajaran.

“Karena kampus dan prodi yang tahu nih mana mata kuliah yang misalnya ya karena sifatnya wawasan itu bisa dilakukan secara hybrid atau secara PJJ,” ungkapnya.

Selain itu, digitalisasi administrasi kampus juga digalakkan untuk mendukung transformasi pola kerja yang efektif.

“Kalau kita nantinya transformasi pola kerja, budaya kerja kita efektif itu tentu pada akhirnya menguntungkan semua pihak,” kata Brian.

Mendiktisaintek mendorong universitas memadatkan jadwal dosen pada hari tertentu sehingga bisa menyisakan satu hari WFH.

“Untuk dosen, kami sebenarnya meminta kampus mengatur jadi dosen kalau bisa dikonsentrasikan pada hari-hari tertentu, jadi Jumatnya dia tidak ngajar, bisa bekerja di rumah,” jelas Brian.

Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tertanggal 2 April 2026 mengatur penyesuaian pola kerja di Kemdiktisaintek dan kegiatan akademik, termasuk PJJ bagi mahasiswa semester lima ke atas dan program pascasarjana, dengan pengecualian mata kuliah yang wajib tatap muka fisik.

Edaran ini juga menekankan optimalisasi platform digital untuk administrasi dan akademik guna mendukung penerapan WFH secara efektif.

Rekomendasi