Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa positif dengan mempertahankan tren penguatan hingga penutupan perdagangan sesi pertama pada Rabu, 1 Juli 2026.
Indeks berhasil mengakumulasi kenaikan sebesar 47,387 poin atau setara dengan 0,84 persen ke level 5.690,581 pada pukul 12.00 WIB.
Dominasi sentimen positif dari sejumlah sektor utama menjadi motor penggerak utama bagi laju indeks di pasar modal domestik hari ini.
Sektor Barang Baku mencatatkan lonjakan paling signifikan dengan kenaikan mencapai 3,27 persen.
Performa impresif juga ditunjukkan oleh sektor Energi yang berhasil menguat sebesar 1,75 persen.
Selain itu, sektor Infrastruktur mencatatkan kenaikan sebesar 0,74 persen.
Sektor Barang Konsumen Non-Primer dan sektor Kesehatan juga turut memberikan kontribusi positif, masing-masing menguat sebesar 0,07 persen dan 0,06 persen.
Di sisi lain, tekanan jual masih membayangi beberapa sektor lainnya yang menyebabkan pelemahan di akhir sesi pertama.
Sektor Transportasi dan Logistik mencatatkan koreksi terdalam setelah anjlok sebesar 0,7 persen.
Penurunan juga terjadi pada sektor Barang Konsumen Primer yang melemah 0,39 persen.
Sektor Keuangan membukukan penurunan sebesar 0,25 persen, diikuti oleh sektor Perindustrian yang turun 0,13 persen.
Sementara itu, sektor Teknologi dan sektor Properti serta Real Estate masing-masing mengalami pelemahan tipis sebesar 0,06 persen dan 0,03 persen.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas yang cukup aktif dengan total volume transaksi mencapai 10,78 miliar saham.
Nilai transaksi yang tercatat di bursa mencapai angka Rp 5,87 triliun hingga berakhirnya sesi pertama.
Secara keseluruhan, dinamika pasar mencatat sebanyak 362 saham mengalami kenaikan harga.
Sebanyak 249 saham lainnya terpantau melemah, sementara 165 saham sisanya ditutup stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Dalam jajaran indeks LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers sebesar 10,38 persen.
Menyusul di belakangnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 10,12 persen.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga mencatatkan performa gemilang dengan penguatan sebesar 7,04 persen.
Sebaliknya, beberapa saham dalam indeks LQ45 mengalami tekanan jual yang cukup dalam dan menempati posisi top losers.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memimpin daftar pelemahan setelah terkoreksi 5,88 persen.
Selanjutnya, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah sebesar 4,13 persen.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) juga masuk dalam jajaran saham dengan penurunan terdalam setelah turun sebesar 3,33 persen.
Pergerakan indeks ini mencerminkan optimisme investor yang masih terjaga di tengah fluktuasi harga komoditas global.
Para analis menilai bahwa penguatan sektor barang baku menjadi indikator adanya peningkatan permintaan pada komoditas industri.
Kinerja IHSG pada hari ini tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar yang memantau keseimbangan antara aksi beli dan jual di tengah hari perdagangan.





















