Jakarta – Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan tren positif dengan dominasi turis asal Malaysia yang membanjiri berbagai destinasi tanah air sepanjang Mei 2026.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, warga negara Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbanyak dengan total 298,21 ribu orang atau 21,58 persen dari total wisatawan mancanegara.
Secara keseluruhan, jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan.
Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 10,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah kunjungan ini juga tumbuh sebesar 5,83 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa mayoritas turis masuk melalui jalur udara.
“Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 1,19 juta kunjungan dan melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 188,53 ribu kunjungan,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/7).
Secara rinci, jalur udara mencatat 932,85 ribu kunjungan, jalur laut 215,61 ribu kunjungan, dan jalur darat 45,09 ribu kunjungan.
Selain Malaysia, daftar kunjungan terbanyak juga diisi oleh wisatawan asal Australia sebanyak 155,03 ribu orang.
Selanjutnya, turis asal Singapura menyusul dengan 136,74 ribu kunjungan dan China sebanyak 125,46 ribu kunjungan.
Selama berada di Indonesia, para turis asing rata-rata menghabiskan waktu tinggal selama 10,14 malam.
Secara kumulatif dari Januari hingga Mei 2026, total kunjungan wisman telah menyentuh angka 6,07 juta.
Capaian tersebut meningkat 7,68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
BPS mencatat pergerakan jumlah turis sempat mengalami fluktuasi sejak awal tahun.
Sempat terjadi penurunan kunjungan pada Februari dan Maret, namun tren kembali bangkit sejak April hingga Mei 2026.





















