Anak Usaha TOWR Terbitkan Obligasi Rp741,05 Miliar dengan Kupon 7,65%

persen

Anak Usaha TOWR Terbitkan Obligasi Rp741,05 Miliar dengan Kupon 7,65%

Jakarta – PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui penerbitan instrumen utang baru senilai Rp 741,05 miliar.

Langkah korporasi ini dilakukan melalui peluncuran Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II Tahun 2026.

Aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan V Protelindo.

Perseroan menargetkan total perolehan dana dari skema PUB ini mencapai Rp 20 triliun.

Sebelumnya, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ini telah menyerap dana sebesar Rp 1,02 triliun melalui penerbitan tahap pertama pada tahun ini.

Manajemen perusahaan menyatakan bahwa dana bersih hasil emisi ini akan dialokasikan untuk membiayai kembali kewajiban utang.

Sebagian dana tersebut diprioritaskan untuk melunasi sebagian atau seluruh pokok pinjaman bank yang saat ini dimiliki perseroan.

Sisa dana akan difungsikan sebagai modal kerja serta belanja modal atau capital expenditure.

Penggunaan dana ini bertujuan untuk mendukung kegiatan usaha perseroan maupun grup usaha, termasuk pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, sebagaimana tertuang dalam prospektus perusahaan, Senin (5/10/2026).

Obligasi tahap kedua ini ditawarkan kepada investor dengan nilai 100 persen dari nilai nominal.

Pihak emiten membagi instrumen ini ke dalam dua seri yang berbeda.

Seri A diterbitkan dengan nilai pokok sebesar Rp 602,86 miliar.

Seri ini menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 7,55 persen per tahun dengan tenor tiga tahun.

Masa berlaku Seri A akan berakhir atau jatuh tempo pada 20 Oktober 2029.

Sementara itu, Seri B memiliki nilai pokok sebesar Rp 138,20 miliar.

Seri B memberikan imbal hasil berupa bunga tetap sebesar 7,65 persen per tahun dengan tenor lima tahun.

Instrumen ini dijadwalkan jatuh tempo pada 20 Oktober 2031.

Seluruh pokok obligasi untuk kedua seri tersebut akan dilunasi secara penuh atau melalui mekanisme bullet payment saat jatuh tempo.

Pembayaran bunga obligasi dijadwalkan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Pembayaran bunga pertama kepada para pemegang obligasi akan dilaksanakan pada 20 Januari 2027.

Terkait tingkat keamanan instrumen, obligasi ini telah mendapatkan peringkat AAA(idn) atau Triple A dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Masa penawaran umum obligasi ini akan berlangsung pada 14 hingga 15 Oktober 2026.

Proses penjatahan obligasi akan dilakukan pada 16 Oktober 2026.

Distribusi secara elektronik atau tanggal emisi ditetapkan pada 20 Oktober 2026.

Selanjutnya, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026.

Penerbitan surat utang ini dijamin dengan kesanggupan penuh atau full commitment.

Proses penjaminan emisi melibatkan lima perusahaan sekuritas terkemuka.

Kelima penjamin tersebut adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar