Grobogan – Perjalanan sejumlah kereta api di jalur utara Jawa Tengah terganggu akibat banjir yang merendam rel.
Banjir terjadi antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, sejak Jumat (15/3/2024) dini hari.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan genangan air setinggi 25 cm menutup satu dari dua jalur rel.
Akibatnya, perjalanan kereta api harus dilakukan secara bergantian.
“Genangan setinggi 25 cm di jalur hilir KM 32+7/8. Pemberlakuan lewat satu jalur mulai pukul 01.45 WIB karena jalur lain dinyatakan tidak dapat dilewati,” ujar Luqman.
Setidaknya delapan perjalanan kereta api mengalami gangguan akibat kondisi ini.
Kereta yang terdampak antara lain KA Kertajaya dan Darmawangsa tujuan Jakarta.
Selain itu, KA Gumarang, Jayabaya, Harina, dan Argo Anjasmoro tujuan Surabaya juga mengalami gangguan.
Keterlambatan perjalanan kereta api diperkirakan berkisar antara 10 hingga 15 menit.
Hal ini disebabkan oleh sistem buka-tutup jalur yang diberlakukan.
Luqman menegaskan KAI telah mengambil langkah pengamanan dan pemantauan intensif.
Tujuannya untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Grobogan sejak Kamis sore hingga Jumat dini hari.
KAI menargetkan jalur kereta api dapat segera kembali normal.
Hal ini akan dilakukan setelah kondisi genangan air surut dan jalur dinyatakan aman untuk dilintasi.






















